Kemarin kita merayakan eh maksud saya memperingati ding (masak bendera setengah tiang koq merayakan….) ![]()
tragedi G30S PKI dan hari ini kita baru deh merayakan HAPSAK (kalau dulu sich namanya Hari Kesaktian Pancasila)…… sebuah peringatan nasional yang semakin kehilangan makna akibat kesimpangsiuran sejarah yang telah ditulis…..terutama terkait dengan peran Soeharto…..Apakah Mr. Smilling Everytime itu seorang pahlawan penyelamat negara dari kudeta yang dilakukan PKI……. atau hanyalah seorang opportunis yang memanfaatkan keadaan kisruh guna membentuk dynasti baru pasca kejatuhan dynasti Soekarno…..atau seperti yang ditiupkan orang-orang barat bahwa Soeharto-lah sebenarnya sang pelaku kudeta berdarah itu…….
Perjalanan terakhir saya ke Kediri, saya sempatkan mampir ke Pak Dhe, seorang pensiunan TNI, yang pada peristiwa berdarah itu sedang bertugas di Jakarta. Dan salah satu yang saya tanyakan tentu saja peristiwa menarik seputar G30 S PKI….terutama tentu saja peran Mr. Smilling General…..Dan jawaban beliau, Soeharto adalah orang kebetulan yang paling beruntung bisa mendaatkan moment bagus untuk naik ke puncak kekuasaan….. Ya…. Waktu itu Soeharto memang seorang Pahlawan yang menggagalkan kudeta G30S PKI….
Selanjutnya Beliau bercerita, waktu itu Jakarta bisa dikatakan kosong dari tentara…akibat skenario indah PKI yakni dengan mengirimkan sebagian besar TNI ke perbatasan dalam rangka menghadiri acara “Ganyang Malaysia”….Saat terjadi pembunuhan terhadap para jendral TNI itu, situasi Jakarta benar-benar kacau karena orang tidak tahu lagi mana kawan dan mana lawan……TNI yang tertinggal hanyalah tentara cadangan yang tergabung dalam Kostrad….dan kebetulan dikomandani oleh Soeharto….seorang Jendral muda yang ‘tidak dianggap’ orang penting oeh PKI….Dengan kata lain Soeharto merupakan seorang yang diluar skenario PKI ……
Bagaimana dengan Soekarno…..?! Menurut Pak Dhe saya, Soekarno adalah korban dari demokrasi yang coba dibangunnya….karena Pak Karno khan pengennya semua golongan diberi kesempatan untuk mendharmabaktikan segala daya dan upaya bagi kemakmuran negeri ini….termasuk PKI yang paham komunisnya jelas-jelas bertentangan dengan Pancasila…..Jadi begitu PKI melakukan kudeta, rakyat pasti marah. Dan seperti biasa di Indonesia, bangsa kita butuh tumbal atau black goat sebagai biang keladi peristiwa berdarah tersebut….siapa lagi kalau bukan Soekarno….Tragis. Seorang Pahlawan Besar seperti Soekarno tiba-tiba harus lengser keprabon akibat desakan rakyat yang dicintainya….Atau mungkin tangan-tangan Tuhan yang bermain, mengingat Soekarno telah terlalu lama memimpin negeri ini….(dan kayaknya itu juga mirip terjadi pada kejatuhan Soeharto ya….?! Dan biang kudetanya bernama Krismon….)
Lebih lanjut, Pak Dhe saya menyayangkan sikap bangsa kita yang melupakan fakta sejarah tentang kepahlawaan Soeharto….juga semua jasa-jasa dari Soeharto…. Hanya karena kesalahan-kesalahan yang dilakukan Soeharto dalam memimpin negeri ini. Soeharto memang biang Koruptor tetapi dia pernah berjasa besar bagi negeri ini…. Bangsa ini kayaknya perlu belajar banyak tentang cara menghargai jasa seseorang…..dan tidak semata menjelek-jelekkan orang…..dan dari situlah bangsa kita akan tumbuh menjadi sebuah bangsa besar……
Itulah fakta yang diungkapkan oleh Pak Dhe saya…..Bagi Beliau, Mr. Soeharto tetaplah seorang Pahlawan Bangsa….dan mungkin itulah juga yang ada disetiap benak para tentara di negeri ini…..Fakta lain adalah Pak Dhe saya pensiun dengan pangkat mayor….dengan kata lain, pada peristiwa G30S PKI itu pak Dhe saya mungkin bukanlah siapa-siapa….alias hanya serdadu rendahan yang tak tahu makna dibalik sebuah peristiwa….tapi who knows….?! Kita khan hanya bisa mengira-ngira….tak tahu persis stuasi yang terjadi waktu itu….(kapan-kapan cerita lagi tentang kejatuhan Soeharto ya…. yang aku lumayan ngerti karena saat itu sedang di Yogya….tempat awal gerakan besar itu terjadi…..). Yo wes….saya akhiri posting kali ini dengan menggumamkan lagu “Serdadu” dari Bang Iwan Fals……
Isi kepala….dibalik topi baja…semua serdadu pasti tak jauh berbeda….tak peduli perwira, bintara atau tamtama….tetap tentara…..
Kata berita…gagah perkasa….apalgi sedang kokang senjata…… persetan siapa saja musuhnya….. perintah datang karang pun dihantamSerdadu seperti peluru….tekan picu melesat tak ragu…..
Serdadu seperti belati…..tak dirawat tumpul dan berkarat…..
Runtuh dan tegaknya keadilan negeri ini….
Serdadu harus tahu pasti……












Januari 13, 2008 pukul 3:16 am |
Jasa Soeharto untuk negeri ini memang banyak tetapi jangan lupa juga bahwa beliau berhasil “mencuci otak” hampir seluruh anak negeri ini dengan memelintir sejarah dan masuk dalam seluruh kurikulum pelajaran. Baik itu G30S maupun SO 1 Maret 49. Dan bagaimana juga dengan SUPERSEMAR?? Menurut saya Soeharto tetap melakukan kup secara”halus” dan bagaimana juga dengan orang – orang yang “hilang” pasca G30S, dipenjara tanpa melalui proses pengadilan??
Menurut saya, seluruh jasa Soeharto tertutup oleh kesalahannya dan juga keslahan yang dilakukan keluarga serta kroninya. Jadi intinya, antara jasa dan kesalahan masih lebih banyak kesalahannya….
Januari 28, 2008 pukul 3:39 am |
NGAWUUR…
Januari 28, 2008 pukul 3:49 am |
mas adit sok tau banget, emang mas adit malaikat pencatat amal yang bisa menilai perbuatan seseorang?? sudahlah mas adit tanpa perjuangan pak harto belum tentu mas adit bisa lahir ke dunia ini, bisa juga orang tua mas adit dibunuh PKI sebelum mereka kawin (tau kan kekejaman PKI). dan tidak mungkin mas adit bisa berjuang mengorbankan jiwa dan raga demi negara RI yang sekarang pembangunan merata dimana-mana dan mas adit ikut menikmatinya.
Lihatlah sisi baik seseorang, dan janganlah kita menilai orang sesuka kita hanya lewat perkataan orang lain tanpa kita tau faktanya. serahkanlah semua kepada yang maha kuasa, hanya Dialah yang maha tau.
Januari 28, 2008 pukul 8:05 am |
Orang yang tidak tahu arti bersyukur bisanya hanya mencari kesalahan orang saja, seakan akan dirinya benar.
Biar gimanapun jasa Pak Soeharto lebih banyak dimanfaat oleh rakyatnya sendiri, sebenarnya yang banyak membuat rakyat susah bukanlah Alm Bpk Soeharto tapi kroni2nya dan para anjing penjilat Alm Bpk Soeharto lah yang membuat hancur perekonomian Indo.
Januari 28, 2008 pukul 8:23 am |
ajudi
bagi yang ga suka atau telah diperlakukan ga baek oleh pak harto…itu kesalahan sampean.kamu, kamu kamu semua memang bodoh alias tolol dan hanya suka menyalahkan pak harto, kalo kalian pinter dan tegas mungkin pak harto akan lebih menghargai kalian…makanya kalian itu harus belajar dan belajar jangan hanya meyalahkan orang lain…dasar kalian semua memang bodoh sekali lagi bodoh
Januari 29, 2008 pukul 12:41 am |
Memang bangsa kita adalah bangsa yang besar…. namun menjadi kerdil dan dipandang sebelah mata oleh negara lain oleh karena pandangan kita yang selalu “mengarah kebelakang”. Energi kita habis mengutak-atik masa lalu. Mencari kesalahan pak karno, kemudian pak harto, mungkin kelak pak habibie, Gus Dur, ibu Mega & Pak SBY, dst. NGGAK HABIS-HABISNYA… kasihan benar kita, sementara waktu terus berjalan, saat itu pula bangsa lain giat membangun bangsanya dengan “pandangan ke depan” karena mereka adalah bangsa yang visioner. Mereka memilah dan mengambil masa lalu (sejarah) yang mendukung kemajuan bangsa kedepan, bukan mencaci maki, mencari kesalahan masa lalu. Marilah kita melihat yang baik dari pemimpin kita dan kita lanjutkan dengan ‘inovasi’ yang kreatif dan ’spirit’ yang baru. Marilah kita melihat yang buruk dari pemimpin kita dan kita ambil hikmahnya sehingga tidak terulang dimasa yang akan datang.
SAUDARAKU, MARILAH KITA MENJADI BANGSA PEMBELAJAR DENGAN JIWA YANG BESAR UNTUK MEMBAWA BANGSA KITA KEDEPAN KETEMPAT YANG TERHORMAT DEMI KITA DAN ANAK CUCU KITA.
Januari 29, 2008 pukul 6:06 am |
emang nih….bisanya cuman cari kesalahan doank!tapi ga liat perjuangan alm Soeharto and jasa2nya….gimana sih!buktiin donk klo mang qta di kenal ramah ma yg lain,jgn ramah luarnya doank!tp dalemnya bejat,,,,sekarang coba bangun donk semangat juang yg tinggi,jgn cmn nyalahin pemimpin yg berkuasa aja,qta kan ga ngerasain kaya mereka,mang di kira gampang apa!bikin negara yg sejahtera…inget!di dunia ini ga da mahluk yg sempurna,,,,jd ngaca aja sama diri masing2,jgn cmn bisa ngeritik org,,,,kasian klo orangnya dah ga ada masih di omongin kejelekannya,yg ada bikin tambah dosa aja,,bukan penyelesaian kan?yg di dpt,,,,,,,malah bikin heboh aja,,,,,mendingan qta sama2 maafin kesalahan2 pemimpin2 qta,,,,,,mulai dari alm.Bung Karno ma alm.Bpk.Soeharto
Januari 29, 2008 pukul 11:19 am |
Ada-ada saja… Adhitya!!!! kasian banget sii, kok kayaknya banyak yang protes ma kamu. kalo menurutku si kmu bnyak yang mrotes karena tulisanmu terlalu banyak prasangka dan kurang yakin ma Tuhan kalo Dia yang Maha Tau
Januari 29, 2008 pukul 12:40 pm |
pemimpin besar tak akan lahir dari sebuah kudeta….
pak harto tetap pahalawan besar,pemimpin besar yang mungkin susah untuk mencari penggantinya…
Januari 29, 2008 pukul 12:51 pm |
mas adit klo liat 1 masalah jgn dari 1 sisi aj…
sekali lagi SOEHARTO TETAP PAHLAWAN BANGSA……
aku diangap bukan mahasiswa ideal oleh kk tingkat n tmn 1 angkatanku krn pro terhadap pak harto, tp itu g akan membuat rasa hormatku terhadap beliau….
liat sekarang…
demokrasi yang diinginkan oleh mahasiswa terdahulu…
demokrasi yang kebablasan……
Januari 30, 2008 pukul 3:13 am |
Saya pribadi bisa menerima dan memahami komentar negarif tentang Pak Harto atau pemimpin kita yang lain yang memiliki korban, karena saya mencoba merasakan bagaiman jika saya atau keluarga saya yang menjadi korban ‘collateral Damage’ pemerintah, pasti menyakitkan dan terasa piluh, dan tidak ada tempat untuk mengaduh disaat ‘hukum’ di negara ini masih seperti ini. Makanya kalo’ ada pendapat negatif bagi saya itu OK-OK saja, saya tidak akan menanggapi dengan emosional karena energi positif akan kacau karena ‘pemberontakan adrenalin’.
Hanya… apakah dendam tersebut harus terus bersemayam dalam diri kita… sampai kapan? hanya orang yang pernah merasakan menjadi korban yang dapat menjawabnya.
Hati yang tulus, muka berseri menandakan bahwa jiwa kita sehat. Marilah kita mengisi pembangunan dengan tugas kita masing-masing. Yang menuntut ilmu, lakukanlah yang baik & tekun. Yang bekerja, lakukan yang baik, kreatif & inovatif. Itu yang diminta oleh ‘BUNDA PERTIWI’.
Mas Adhit…. thanks atas komentarnya, kalo’ komentar itu nggak ada, forum kita nggak seru.. ha..ha… Soalnya harus ada positif & negatif, kalo’ positif semua … hampa deh. Tapi relakan juga kami yang memiliki dan menaruh rasa hormat kepada Pak Harto karena kami merasakan apa yang beliau lakukan untuk negeri ini. Kalo’ ada yang tidak berkenan, biarlah YME yang berhitung dengannya. Harapan kami beliau diterima disisiNya.
Thanks brother….
Februari 4, 2008 pukul 4:25 am |
ass.wr wb
mun jalma mikir mah…..ningali batur teh lain ti sisi negatifna wae, positifna atuh!!mun teu aya pak harto, kabayang teu ke kaayaan bangsa urang ayeuna kumaha?? masa orde baru= masa pembangunan.
emang urang teu nyadar, urang teh ayeuna ngan tiasa nincak hasilna wungkul. lamun urang hirup di jaman baheula mah urang pasti ngaraos kumaha hesena ngabangun bangsa anu jiga ayeuna. urang teh kudu bisa mulangtarima ku jasana pak harto anu geus ngabangun bangsa indonesia. apan saurna ”bangsa anu gede teh bangsa anu bisa ngajenan jasa pahlawanna”
emang kasalahan pak harto naon wae kitu??? aya buktosna henteu??? urang mah husnudzon we… da disebut salah, seueur jasana oge!!!!!!! da nu namina manusa mah pasti aya salahna!! Wass.wr.wb
Februari 8, 2008 pukul 3:21 am |
Selamat jalan pak Harto. Sebelum peristiwa g 30 s memang PKI pernah memberontak dan kekejamannya cukup mengerikan. Ada bagusnya kalau PKI enyah dari bumi Indonesia tercinta. Ada banyak kepentingan dari dunia luar terhadap Indonesia Amerika ingin menanamkan Demokrasi dan Soviyet pun juga ingin menyebarkan paham komunis. Ternyata Demikrasi menjadi pemenangnya walaupun masih banyak pelanggaran yg ada. Pak Harto bisa dikatakan pahlawan maksudnya punya andil besar untuk negara ini dalam hal persatuan dan kesatuan bangsa dari sabang sampai merauke dan pembangunan di segala bidang tentunya. Setiap orang yg memimpin Indonesia pasti menghadapi tantangan berat antara lain stabilitas dan kritik-kritik yg dilontarkan oleh pihak yg merasa tidak puas dengan keadaan yg menjurus pada provokasi terhadap rakyat. Kritik kalau disampaikan dengan tidak hati-hati pasti akan berdampak negatif kepada keadaan. Apalagi rakyat Indonesia masih sensitif dan mudah terprovokasi. Pengorbanan yang harus dipikul oleh rakyat cukup lumayan besar pasca kepemimpinan Sooeharto yaitu hutang yg entah kapan lunas. Hutang numpuk tapi kroni-kroni Soeharto termasuk anak-anak dan keluarga pak Harto sangat makmur luar biasa. Itulah plus minusnya seorang pemimpin. Maka untuk kedepannya berhati-hatilah dalam memilih pemimpin jangan mudah terpengaruh oleh kampanye-kampanye pemilu yg muluk-muluk. Sebenarnya mudah menilai partai mana yg perlu dan tidak perlu dipilih. Contohnya bisa dilihat dari ambisi orang-orang atau geng-geng yg berada dibelakang partai tsb. Sebelum pemilu atau sebelum kampanye mengumbar janji kepada rakyat biasanya partai sudah sibuk lebih dulu bagi-bagi kekuasaan siapa saja yg bakal menduduki suatu jabatan apabila partainya terpilih. Untuk yg akan datang hidup Sri Sultan. Maaf ya kalau ngelantur.
Februari 22, 2008 pukul 6:04 am |
bos adit. kayaknya anda salah besar mengangap semua kesalahan yang ada di sini adalah hasil dari kerjaan bapak soeharto. ingat yang mengangkat derajat negara ini di mata dunia siapa? lalu siapa yang bisa membuat negara ini menjadi sebuah negara yang sangat di segani oleh amerika?? jadi jangan bego kalo kasi pendapat!
Maret 2, 2008 pukul 12:47 pm |
PAK HARTO = The Killing machine
Maret 5, 2008 pukul 12:48 pm |
BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA PARA PAHLAWANANNYA. ” Soekarno ”
PAK HARTO,.,.,, MATI KAU DI MAKAN CACING.,,.,.,
Maret 6, 2008 pukul 3:46 pm |
klo gw sih, bukan masalah membicarakan hal2 yg negatif dr seseorang yg sudah meninggal!! tp lebih kepada mencari kebenaran! biar tidak timbul prasangka seperti debat kalian yg pro ataupun kontra dgn soeharto. kita memang hrs memaafkan!! tp tidak untuk melupakan begitu saja! krn dgn belajar dr kekeliruanlah orang bisa menjadi besar!
Maret 18, 2008 pukul 1:55 pm |
pak harto pahlawan besar guys.orang yang berjasa yang dianggap sampah.orang yang memberikan yang terbaik buat negeri dan rakyatnya.tapi rakyat yang ga tau apa2 bilang dia biang keladi.eyang soeharto adalah baik2 nya manusia indonesia yang dihina karena moral bangsa yang dah keblinger
Maret 22, 2008 pukul 10:44 am |
GOOD Father PAk Harto
Maret 23, 2008 pukul 10:24 am |
WOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWOWO
Maret 23, 2008 pukul 10:24 am |
HALO SEMUA>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
April 19, 2008 pukul 3:46 am |
SUharto tu mang diktator keren,kudu ada orang kyk dia biar bangsa laen mandang kita.hanya saja dia dah salah jalan n kroninya bkin dia tambah jlek.satu hal lgi dia tu manfaatin titipan uang kita bwt memperkaya dia,trus tentara silumannya lagi kasus supersemar n penggelapan sejarah,q pling gak seneng dgn sejarah yg di gelapkan.tpi pak harto itu orang yang hebt bliau keras dan berani.(q bkannya gak berpihak,tpi ini hsil dari mandang kedua sisi).thx
April 23, 2008 pukul 12:12 pm |
SUHARTO MEMAMNG TIDAK DIPERHITUNGKAN OLEH PKI, KARENA MEMANG DIA TERMASUK DALANG DARI SEMUA PERISTIWA G 30 S PKI ITU.
Mei 3, 2008 pukul 8:40 am |
Kalian semua yg memojokan aditya juga sok pinter sama aja, Jangan -jangan kalian adalah generasi yang lahir baru kemaren ya, jagan sok tau juga lah, saya lahir dari satu generasi transisi, dan apa yang kita penderitaan yg dirasakan sekarang adalah akibat kepemimpinan masa lalu, dan itu terus menerus, Camkan itu,
Mei 3, 2008 pukul 8:42 am |
Yang kita butuhkan sekarang adalah pemipin yg bertangan besi tetapi amanah bukan sekear untuk kepentingan kelompoknya
Mei 15, 2008 pukul 6:40 am |
Kalo mau belajar sejarah, kalo tau fakta asli ya udah ngak dinilai benar atau salah kejadian tsb, Itu adalah bentuk terjemahan seorang soeharto dalam mengambil kesempatan yang ada saat itu. Asal tau aja semua pemimpin Negara di dunia ini semua kelakuanya mirip pak Harto jadi Ngak usah MUnafik Ok.
Juni 3, 2008 pukul 3:28 am |
Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan. Sudah sepantasnya kita menghargai jasa-jasa orang terhadap kita. Kalaupun ada kesalahan-kesalahannya (dalam batas kewajaran), apa salahnya memaafkannya. Lagi pula belum tentu kita selalu benar. Bencana yang melanda bangsa Indonesia ini bukanlah salah pemimpin-pemimpin kita. Mari kita introspeksi diri. Ingatlah, suatu kaum yang senantiasa bermaksiyat akan ditimpakan bencana kepada mereka yang salah satunya berupa pemimmpin yang dzalim. Kalau kita memandang pemimpin kita dzalim, kita kembalikan lagi dosa apa yang telah kita perbuat. Jangan bertanya apa yang telah negara berikan kepada kita, tapi tanyakan apa yang telah kita berikan kepada negara kita.
Juni 17, 2008 pukul 10:59 am |
pada intinya dalang semua dibalik G 30 S adalah PKI, dengan berbagai cara PKI telah menghianati dan menyakiti bangsanya sndiri 2x. sedangkan di eropa partai nazi (komunis) sudah 1x berkhianat dan membunuh jutaan nyawa untuk kebijakannya. sehingga komunis di eropa dan di indonesia sama2 menjadi partai yang dilarang di negaranya.dan sekarang di indonesia PKI menggunakan berbagai cara untuk berusaha eksis kembali seperti menuntut rekonsiliasi,rehabilitasi, pelurusan sejarah (memutar balikkan fakta/sejarah) dengan didirikannya komisi kebenaran dan menempatkan dirinya sebagai korban ORBA bukan dalang G 30 S PKI. mereka mengaku beragama padahal dusta dengan terjadinya tragedi KANIGORO yang dipimpin oleh Suryadi yaitu pembantaian para kiai dan santrinya kemudian masuk kemasjid dan menginjak2 Al-Quran yang dianggapnya sebagai biang “Khudis” atau gatal gatal. pembantaian ratusan warga ulama di madiun-magetan desa Soco.PKI membantai jutaan nyawa yang telah dianggapnya tidak sepaham dengan ideologinya yaitu “Komunis” kemudian membantai seluruh anggota “Polri” di lapangan terbuka (peristiwa Banyuwangi).
Juni 17, 2008 pukul 11:22 am |
bukannya mengarang ngarang tapi cobalah di cerna dan di perhatikan kemudian di ingat2. pada masa pemerintahan alm soeharto apakah banyak beredar maling copet jambret dan kerusuhan2 seperti yang sering terjadi sekarang ini? apakah ada pembunuhan2 dan pembantaian sadis seperti yang beredar di TV2 sekarang ini? tidak mas, karena alm soeharto mampu mengendalikan bangsanya dengan baik.dan perlu di ingat lagi pada masa pemerintahan alm soeharto, negara kita ini adalah salah satu negara yang paling disegani diasia tenggara dan paling disanjung oleh negara2 tetangga karena kebijakan dan keberanian alm soeharto dalam mengambil keputusan.kita ini kuat mas!! tapi coba sekarang kalian lihat setelah sepeninggalnya alm soeharto,bukannya aman adem ayem tetapi malah banyak sekali beredar pembunuhan,penculikan,maling,perampokan yang berani terang2an didepan publik.jaman alm soeharto itu tidak ada mas!!dan sekarang ini rata2 reformasinya sudah kebablasan sudah tidak sesuai jalur.demokrasi yang diperjuangkan malah dipakai alat untuk saling menggulingkan dan menghujat orang lain yang nota bene adalah saudara kita sendiri. HAM yang dikoar2kan sudah tidak berjalan sebagaimana mestinya, coba saya kasih contoh seorang tentara membunuh salah satu warganya itu sudah diteriaki HAM berat padahal itu tidak sengaja. tapi coba pikirkan lagi, seorang warga biasa dengan sengaja membunuh seorang tentara menggunakan senjata api tapi kok malah dibiarkan??! MANA SUARANYA YANG KATANYA ITU HAM!! MANA??!!KENAPA KALIAN SEMUA DIAM SAJA, DI TV TV PADA WAKTU ITU SERING DIPUTAR DAN MEDIA MASA SUDAH MENYEBAR TAPI KENAPA KALIAN SEMUA BUNGKAM????!!!!APA NYAWA SEORANG PRAJURIT YANG NOTA BENE BERJUANG DEMI NEGARA DAN BELUM TENTU SALAH TIDAK MEMILIKI HARGA?? HAM SUDAH MATI, TIDAK ADA GUNANYA BERDIRINYA KONTRAS DAN LSM2 HAM LAINNYA. SEMUA ITU ADALAH ALAT UNTUK MEMPERLEMAH KINERJA APARAT KITA. SEORANG SERDADU MENJADI PENENGAH KERUSUHAN TANPA DI BEKALI SENJATA TAPI GUGUR DI TUSUK GOLONGAN MASSA YANG ANARKIS (POSO), MANA TERIAKAN KALIAN BAHWA MASSA ITU PELANGGARAN HAM?? APAKAH SERDADU YANG GUGUR ITU DALAM MELAKSANAKAN TUGASNYA YANG TELAH MELAGGAR HAM?? MANA HATI NURANI KALIAN. ASTAGHFIRRULLAH…. ALLAH SWT MAHA MENDENGAR DAN MELIHAT, ALLAH TAHU SEGALANYA.DAN AMPUNI DOSA2KU DIMASA LALU AMIN…
Agustus 9, 2008 pukul 9:11 am |
sapa mau memek
Agustus 9, 2008 pukul 9:12 am |
sayalah soekarno
September 21, 2008 pukul 12:29 pm |
apakah anda mempunyai bukti ontentik bahwa suharto dalang PKI ????
saya rasa apa yg dilakukan pak harto itu sudah sewajarnya. skrg kita nilai lebih enak mana hidup di era harto atao reformasi ???
amin rais adalah pecundang negara !!!!!!!!!!!!!!
September 21, 2008 pukul 12:35 pm |
jangan mengusut masalah yg telah lalu . . . mari kita bangun negeri ini tanpa mencari siapa yg salah . .negara kita hampir hancur karna ulah rakyatnya sendiri. kalian harusnya sadar betapa indahnya indonesia saat pemerintahan pa harto. skg mana ?? indonesia semakin bobrok !!!!jika repelita masih terus berjalan dan selesai pada waktunya mungkin indonesialah yg menjadi macan asia. namun sekarang malaysia aja menginjak2 kita . . . mama rasa nasionalisme kalian ???jng menyalahkan suharto melulu !!!!! MERDEKA
Oktober 6, 2008 pukul 4:34 pm |
Suharto emang banyak jasanya utk pembangunan negeri ini, tp bukan berarti segala kejahatan kemanusiaan / pelanggaran HAM berat yang pernah dilakuin rezim Suharto bisa dilupain begitu aja. Rezim Suharto berkuasa di negeri ini selama 32 taun dgn bergelimang darah jutaan rakyatnya sendiri. Jutaan pendukung PKI dibantai setelah peristiwa G30S, belon lagi banyak peristiwa pelanggaran HAM berat laen (salah satu yang paling ‘fenomenal’ yang gw tau adalah peristiwa pembantaian di Tanjung Priok 1984). Semua itu dilakuin rezim Suharto atas dasar ’stabilitas nasional’, yang ujung2nya cm untuk melanggengkan kekuasaannya.
Masalah keberhasilan Suharto membangun negeri ini, toh pembangunan Indonesia selama 32 taun kepemimpinannya jg lebih banyak karena ditopang utang luar negeri yang luar biasa jumlahnya. Setelah suharto jatoh gara2 krisis moneter, apa yang beliau wariskan utk negara ini? Utang luar negeri yang besar. Sistem perekonomian kapitalis yang dikembangin rezim Suharto jg terbukti nggak bikin negara ini makmur & rakyatnya lebih sejahtera. Yang lebih parah, selama rezim Suharto berkuasa, udah gak keitung sumber daya alam Indonesia yang dikuras habis2an oleh perusahaan-perusahaan asing (baca: AS dan negara2 barat). Yang bisa dimanfaatkan dari sumber daya alam itu utk kesejahteraan rakyat Indonesia cuma sedikit.
Gw bukannya mo ngungkit2 dosa Suharto di masa lalu. Poin gw adalah, kita juga gak boleh begitu aja ngelupain dosa2 rezim suharto di masa lalu, tujuannya ya supaya ke depan kita tidak mengulangi kesalahan/dosa yang sama.
Oktober 6, 2008 pukul 4:41 pm |
Tambahan dari gw:
Untuk para keluarga korban kejahatan kemanusiaan / pelanggaran HAM berat oleh rezim Suharto:
Suharto memang sudah tidak ada & dia boleh aja lolos dari pengadilan di dunia ini atas segala kejahatan kemanusiaan yang pernah dilakuin rezimnya selama berkuasa, tp percayalah dia akan mendapat pengadilan yang seadil-adilnya di akherat sana atas segala perbuatannya.
Oktober 9, 2008 pukul 6:12 pm |
Yang penting PKI harus diberangus.gw bersyukur PKI telah diberantas,meski belum sampai keakar-akarnya.karena masih banyak laten komunis yang sewaktu-waktu bisa bangkit.Hati-hati aja sama laten komunis.mungkin kalau komunis ga diberantas mungkin saat ini gw ga akan lahir.cos cerita dari bokap gw,katanya waktu gw masih kecil bokap gw pernah diancam sama orang PKI.katanya kalau nanti PKI menang,bokap gw mo dibunuh karena bokap gw anak tentara.syukur alhamdulillah PKI telah diberantas.semoga tidak pernah bangkit lagi
Oktober 16, 2008 pukul 12:37 pm |
Komentar kalau Suharto itu pahlawan pasti itu pasti dari generasi muda yang picik. Internet dipakai untuk baca dan cari informasi, bukan buat chatting, Jaman orde baru semua sumber berita diberangus, TVRI dikuasai, Radio Swasta dikuasai si Tutut, TV swasta punya anak dan kroninya, cuma orde baru yang bobrok itu bingung dengan teknologi internet, bagaimana cara memberangusnya, saya sendiri sangat menyukai informasi mengenai G30S ini, hanya untuk mecari kebenaran karena sudah sejak kecil otak sudah dijejali dengan CERITA KEBOHONGAN, 7 jendral yang diangkat menjadi pahlawan, dibuatkan patung, oleh orang yang justru dialah pembunuhnya, dengan kambing hitam PKI. Sudah berapa energi dihabiskan selama masa sekolah menghafal segala kebohongan, ikut P4, PSPB, sejarah Indonesia, masih ingat pertanyaan “Coba jelaskan istilah IPOLEKSOSBUDHANKAMNAS..!, REPELITA, Era Tinggal landas. Semua omong kosong, nyesel sudah hapalin segala omong kosong. Saya bukan PKI (belum lahir), tidak anti Suharto, bukan Komunis, tapi mencari kebenaran supaya kedepannya nanti tidak tertipu lagi.
Oktober 16, 2008 pukul 12:39 pm |
CERITA KEBOHONGAN, 7 jendral yang diangkat menjadi pahlawan, dibuatkan patung, oleh orang yang justru dialah pembunuhnya, dengan kambing hitam PKI
Oktober 16, 2008 pukul 12:40 pm |
CERITA KEBOHONGAN, 7 jendral yang diangkat menjadi pahlawan, dibuatkan patung, oleh orang yang justru pembunuhnya, dengan kambing hitam PKI
Oktober 25, 2008 pukul 7:11 am |
menurut saya soerhato patut di acukan jempol
November 18, 2008 pukul 3:02 pm |
Siapa bilang pak Harto dalang dari G30S PKI? apa punya bukti? di situ dijelaskan bahwa saat itu suharto belum terlalu dikenal oleh siapapun jadi otomatis pihak PKI tdk kenal beliau saat itu PKI juga tdk tau betapa hebatnya sang pahlawan (pak harto), Jika saat itu tak ada pak harto mungkin rakyat Indonesia menjadi negara komunis yang tidak mengenal tuhan, dan bayangkan saja saat beliau memimpin negri ini apa ada rakyat indonesia yang namanya kelaparan? kejahatan? pemerkosaan? perampokan? bahkan saat itu penjahat saja segan terhadap beliau, Amerika dan negara besar menhormati dan memandang tinggi bangsa Indonesia karena mempunyai pemimpin yang sangat tegas keras dan sumeh (murah senyum), walaupun dimasa kempemimpinanya beliau ada kesalahan itu wajar karena beliau juga manusia biasa yang tak luput dari dosa dan kesalahan. yang seharusnya sangat bejat dimata masyarakat itu bukan Pak Harto tapi yang bejat adalah kroni kroninya, kita ukur aja dech dari pada kita sesama anak bangsa mendebatkan masalah ini, sekarang dimasa kepemimpinan pak harto ada tindak korupsi TAPi Rakyatnya makmur sejahtera mudah mencari pekerjaan TIDAK ada yang namanya krisis sandang pangan! intinya RAKYAT MAKMUR SEJAHTARA, setelah sang jendral besar lengser di kepemimpinan selanjutnya smp sekarang ini juga ada yang namanya korupsi tapi apa yang terjadi rakyat susah bahkan cari pekerjaan susah krisis pangan banyak kejahatan, perampokan, pemerkosaan, penjahat dimana2, dan yang lebih parah bangsa kita sangat rendah dimata dunia. dari kutipan diatas silahkan anda merenungkan betapa sangat berjasa Bapak pembangunan kita, seharusnya kita bangga pernah mempunyai pemimpin yangbisa mensejahterakan rakyatnya. saya salut dan semoga amal ibadahnya diterima dan diampuni segala dosa2 nya, ISTIRAHATLAH DENGAN TENANG WAHAI GURU BANGSAKU JASA JASA MU AKAN KAMI KENANG SELAMANYA.
Desember 11, 2008 pukul 1:02 pm |
mr.bonds berkata;
desember 11-12-2008
siapa bilang bpk.soeharto itu sangat kejam n’ sangat diktator,yg saya tau soeharto itu adalah pahlawan pembangunan di segala bidang antara lain; pertanian,pembangunan di sektor perikanan,pembangunan kota yg sangat cepat juga di pedesaan. haruskah kita sangat membenci bpk.pembangunan tersebut???? Andai tidak ada BPK.PEMBANGUNAN mungkinkah kita sebagai generasi muda akan maju??? kalau mau kasih saran n’masukan jangan seenak nya dewek…pikir dulu, kalau gak ada SOEHARTO sampean bisa liat dunia gak….mas ADITYA!!!!!!!!!
Desember 18, 2008 pukul 6:24 am |
Soeharto adalah Pahlawan . . . . Pahlawan Apa dulu ………………….. ????????????????
Tetangga saya juga pahlawan dia sudah menyelamatkan seekor tikus dari gigitan kucing.
Januari 5, 2009 pukul 8:19 pm |
kita harusnya bertrimakasi sama pak Harto,dia sangat berjasa untuk bangsa ini.
bukannya ikut-ikutan memfitnah dia,buktinya slama dia adi priseden kita aman-aman aja tu g kaya skarang ,miskin,susah dapat kerja dan cuma jdi pengemis ma negara lain
slamat jalan jenderal besar, Kau akan slalu ada di hati kami
Januari 24, 2009 pukul 2:05 pm |
SOEHARTO >>>> ada yg pro dan ada yg kontra, kenapa sih?????
Demokrasi >>>>> Sudah tercapaikah demokrasi? Yang seperti apa? (Gerakan mahasiswa, orasi – orasi, atau hanya sekedar ikut teriak2 doang dijalanan) mana buktinya
buat mas adhitya yg pertama kali koment diatas wah bener2 salut gua sama koment lu yg bisanya cuma nyalahin Mbah Harto, hati2 lo mas ntu aja dah banyak yg ngomentarin sampean lo, ya emang sih ada juga yg ngebelain ente tapi gua rasa ntu orang2 yg ngebelain ente juga sama aja seperti ente GAK PUNYA RASA TERIMA KASIH DAN GAK BISA NGEHARGAIN JASA DAN PENGORBANAN ORANG LAIN apa lagi pengorbanan dan jasa Nya itu untuk negara tercinta ini yang hasilnya juga kalian nikmatin
wah wah wah parah lu cuy.
Udah gitu ente abis komen dah g muncul lagi, kenapa? karna banyak yg nentang komen ente? jgn takut dan jgn jadi penakut hadapi mereka dan buktikan pernyataan anda bisa dipertanggung jawabkan, sekalian dah sama yg ngebelain mas adhitya di blog ini, gua tunggu koment2 berikutnya soal Pak Harto dan demokrasi kucinggarong kebanggaan sebagian bangsa ini (sori gak termasuk gua)
WASSALAM……..
Januari 24, 2009 pukul 2:49 pm |
Demokrasi kok sampe mati
Demokrasi kok sampe menelan korban jiwa
Demokrasi kok sekedar teriak2 dijalanan
Demokrasi kok malah banyak kerusuhan di mana2
Era Soeharto >>>>>> Banyaknya hutang luar negeri tapi keutuhan negara pasti
Era presiden Setelah Soeharto >>>> kok malah kehilangan pulau yg merupakan suatu keutuhan NKRI, Kok malatambah banyak kerusuhan, kok malah tambah mahal, walaupun hutang luar negeri sudah bisa diatasi
Semoga aja Rakyat bisa memilih pemimpin negara ini dengan benar dan dengan pemikiran yang tepat, bukan karena keindahan lambang partai atau pelicin2 yang diberikan partai (emang oli pelicin).
Semoga Pemimpin negara saat ini bisa lebih baik dari sebelum nya, namun bukan berarti yang lalu2 tidak baik tapi bagaimana meningkatkan kejayaan INDONESIA dimata dunia, dan bukan menyalahkan kepemimpinan terdahulu.
Marilah kita sebagai anak bangsa sama2 membangun negeri ini dengan pemikiran2 yang handal (asal pendidikan gak mahal aja biar semua bisa pinter) tanpa menggunakan kekerasan dan sok demokrasi yang gak jelas maksudnya (demokrasi kucinggarong)
Februari 5, 2009 pukul 3:57 pm |
ingat dosa dosa kerusuhan mei siapa yang mau tanggung???????????
Februari 5, 2009 pukul 3:58 pm |
Tuhan sudah menghukum sesuai perbuatannya, sekarang buktinya anak cucu menanggung aib kan
Februari 5, 2009 pukul 4:35 pm |
saya babak belur di penjara sedangkan soharto dan ank anaknya 35 tahun menjadi orang super kaya,
neraka sudah siap menanti kalian soeharto dan family, tenang ajaa setan neraka doyan makan daging orang jahat seperti kalian
Maret 13, 2009 pukul 3:34 pm |
kalau ada yang bilang pak harto berjasa memeng benar.tp dia berjasa buat dirinya sendiri ya buat ngumpulin duit . tp yo wes ben lah wong orangnya udah modar rasah dibahas meneh .sekarang bantai aja koruptor2 biar negara kita makin maju
Maret 13, 2009 pukul 3:43 pm |
kalao tau saya mau dilengserkan dari jabatan saya lebih baik dulu saya tidak berjung buat negara ini.biar kita tidak merdeka dan saya yakin wajah kita2 sekarang ganteng2 minimal mirip david beckham ngak kayak kamu2 yang pro asuharto
April 16, 2009 pukul 4:05 pm |
Bagi yang anti soeharto,lebih baik tinggal dihutan aje karena segala sesuatu saat ini merupakan produk orde baru
April 18, 2009 pukul 6:48 pm |
g usah ributt hii….penghuni bumi mereka{suekarno sama asuharto} sudah ketemu di neraka jadi kita yg masih hidup harus rukunn…
April 25, 2009 pukul 3:35 am |
dasar kalian anak kemarin soree gak tau apa2 coba kalian menjadi pak harto….mikirin rakyat yang gak makan, beliaulebih baik di cap jelek daripada melihat rakyat sengsara, cuiiih itu yang namanya adithya sok pinter, dulu waktu pak harto menjabat gakada tuh yang namanya demonstrasi yang bikin rusak fasilitas, saya yang ngerasaiin loe semua kagak pernahkan ngerasaiin gimana rasanya,,sakiit, takut, cemas, satu lagi bagaimanapun zaman pak herto dan yang sekarang jauh berbeda………..
April 30, 2009 pukul 2:46 pm |
[...] jelasan sejarah adalah informasi yang didapat dari situs internet tentang Soeharto dan G30S PKI(Antara Soeharto dan G30S PKI) tidak begitu dapat dipercaya karena saya mendapat informasi dari situs lain(Soeharto dan [...]
Mei 5, 2009 pukul 5:35 am |
walau bagaimanapun. Sukarno dan Suharto pernah berjasa bagi negara ini, jangan jasa dan dosa disatukan. yang permata tetap permata, di suatu sisi keduanya adalah manusia yang tidak lepas dari suatu kesilapan ataupun dosa, mereka bukan malaikat. sedangkan malaikat aja pernah berbuat dosa, yaitu malaikat Harut dan Marut yang hidup setelah nabi Sulaiman di daerah Babil, keduanya rela mabuk dan membunuh demi memperebutkan puteri Zuhrah. apalah lagi seorang Sukarno dan Suharto yang yang notebene nya adalah manusia yang biasa dan tidak sempurna, keduanya sekarang telah tiada dengan meninggalkan ukiran sejarah baik yang manis maupun pahit. tinggal lah sekarang pemimpin-pemimpin baru yang harus menjadikan kisah Sukarno dan Suharto sebagai pedoman, jangan sampai kesalahan sejarah terulang ke sekian kali karena hanya keledai dungu saja yang selalu jatuh ke dalam lubang yang sama
Juli 6, 2009 pukul 8:24 am |
waduh..pak harto emaNG PKI..
Juli 12, 2009 pukul 10:11 am |
org yg anti pak harto orang tolol goblog begooo!!! ga tau trima kasih….ga tau sejarah !!!! tanya bapak lo!!! biar lo tau siapa pak harto !!!!jgn tanya penghianat negara!!! yg bisa cuma komentar, provokasi , adu domba, ngerusak negara!!! bego dipiara
Juli 21, 2009 pukul 1:21 pm |
codot anakku…. ga pakek ngotot ya nak, suharto itu mafia berdarah dingin nak…. klo ngomong hati2 anakku. untung skr di era sby, klo masih era suharto,qt ngomong kliru bisa2 di ciduk ama koramil nak. klo codot d tahan d koramil bapak jg kan yg susah. untuk nebus masak mau jual sawah anakku. udah d rmh aja jangan ngomong yang macem2…. ya…
Agustus 6, 2009 pukul 7:28 am |
ya….kita bersyukur,kita teruskan demi bangsa kita.untuk saat ini kita hanya pandai berkomentar saja.dimana2 adanya komentar.tapi tidak bisa diujutkan dengan nyata.makanya jual cocot lebih murah dari pada jual kentut.dari jual cocot kita tidak kenal sopan santun,tatakrama,berpikiran picik,tidak kenal dosa,kalau kita sebenarnya orang yang beradap.kalau kita tahu Refosmasi seperti ini,kita adalah gagal,….?kita ber Agama paham PKI tidak cocok dengan Bangsa kita.tapi idiologinya masih bercokol dipikiran generasi-generasi kita,kasihan kita tak akan bisa maju……./?semoga Pak Karno,pak harto hanya Allah yang tahu,Mereka sebagian perjalanan Bangsa kita.kita Doakan diterima disisi Allah termasuk pejuang2 lain bangsa kita.selama 32 th aman2 saja.sekarang kita kena cobaan berapa ratus juta rakyat meninggal ratusan juta men?ini adalah azab dari Allh buat kita.untung yang kena sunami tidak kalian22…..kita bersukhur doong,..?
Agustus 6, 2009 pukul 7:34 am |
ya….kita bersyukur,kita teruskan demi bangsa kita.untuk saat ini kita hanya pandai berkomentar saja.dimana2 adanya komentar.tapi tidak bisa diujutkan dengan nyata.makanya jual cocot lebih murah dari pada jual kentut.dari jual cocot kita tidak kenal sopan santun,tatakrama,berpikiran picik,tidak kenal dosa,kalau kita sebenarnya orang yang beradap.kalau kita tahu Refosmasi seperti ini,kita adalah gagal,….?kita ber Agama paham PKI tidak cocok dengan Bangsa kita.tapi idiologinya masih bercokol dipikiran generasi-generasi kita,kasihan kita tak akan bisa maju……./?semoga Pak Karno,pak harto hanya Allah yang tahu,Mereka sebagian perjalanan Bangsa kita.kita Doakan diterima disisi Allah termasuk pejuang2 lain bangsa kita.selama 32 th aman2 saja.sekarang kita kena cobaan berapa ratus juta rakyat meninggal ratusan juta men?ini adalah azab dari Allh buat kita.yang mati kena bencana selama reformasi.untung yang kena sunami tidak kalian22…..kita bersukhur doong,..?
Agustus 6, 2009 pukul 7:45 am |
ya….kita bersyukur,kita teruskan demi bangsa kita.untuk saat ini kita hanya pandai berkomentar saja.dimana2 adanya komentar.tapi tidak bisa diujutkan dengan nyata.makanya jual cocot lebih murah dari pada jual kentut.dari jual cocot kita tidak kenal sopan santun,tatakrama,berpikiran picik,tidak kenal dosa,kalau kita sebenarnya orang yang beradap.kalau kita tahu Refosmasi seperti ini,kita adalah gagal,….?kita ber Agama paham PKI tidak cocok dengan Bangsa kita.tapi idiologinya masih bercokol dipikiran generasi-generasi kita,kasihan kita tak akan bisa maju……./?semoga Pak Karno,pak harto hanya Allah yang tahu,Mereka sebagian perjalanan Bangsa kita.kita Doakan diterima disisi Allah termasuk pejuang2 lain bangsa kita.selama 32 th aman2 saja.sekarang kita kena cobaan berapa ratus juta saudara kita meninggal puluhan juta men?ini adalah azab dari Allh buat kita,yang mati kena bencana selama reformasi.untung yang kena sunami tidak kalian22…..kita bersukhur doong,..?
Agustus 6, 2009 pukul 7:53 am |
ya….kita bersyukur,kita teruskan demi bangsa kita.untuk saat ini kita hanya pandai berkomentar saja.dimana2 adanya komentar.tapi tidak bisa diujutkan dengan nyata.makanya jual cocot lebih murah dari pada jual kentut.dari jual cocot kita tidak kenal sopan santun,tatakrama,berpikiran picik,tidak kenal dosa,kalau kita sebenarnya orang yang beradap.kalau kita tahu Refosmasi seperti ini,kita adalah gagal,….?kita ber Agama paham PKI tidak cocok dengan Bangsa kita.tapi idiologinya masih bercokol dipikiran generasi-generasi kita,kasihan kita tak akan bisa maju……./?semoga Pak Karno,pak harto hanya Allah yang tahu,Mereka sebagian perjalanan Bangsa kita.kita Doakan diterima disisi Allah termasuk pejuang2 lain bangsa kita.selama 32 th aman2 saja.sekarang kita kena cobaan berapa ratus juta saudara kita meninggal puluhan juta men?ini adalah azab dari Allah buat kita,yang mati kena bencana selama reformasi.untung yang kena sunami tidak kalian22…..kita bersukhur doong,..?
September 18, 2009 pukul 4:52 am |
POKOKE SUHARTO TU PKI!!!
Oktober 1, 2009 pukul 2:04 pm |
yang saya tau, soeharto walau uddah jadi pahlawan dalam G30S/PKI, adalah salah satu diktator yang gak beradab, gimana enggak, pegawai negeri harus milih dia…
mana demokrasi?
Desember 14, 2009 pukul 8:37 pm |
entah suharto itu dalang pki apa ga, tapi dia bertanggung jawab mengaburkan sejarah. mana naskah supersemar yg asli? mana bukti kalo presiden sukarno yg dalangin tu pemberontakan ato dukung tu pemberontakan pki? aneh aja masa pres. sukarno dukung pemberontakan g/30/s/pki atas dirinya sendiri….. anehhhhh. bunuhin jendral2nya, buat apa? apa untungnya? pki juga partai yg bukan mayoritas saat itu, ngap dia berontak apa modal dia. dan pemberontakannya cepet amat dipadamin kaya ga terencana dgn baik. jasa pak harto emg banyak tapi yg salah tetep salah yg bener tetep bener. apalagi kaya istrinya ibu tien kok bisa2nya diangkat jadi pahlawan? jasanya apa sih. istri pak karno banyak yg berjuang buat bangsa ini dari ibu inggit yg banyak mendukung perjuangan sampe ibu fatmawati yg jahit bendera dan pastinya ikut terlibat persiapan proklamasi. ga tau sih tapi kesannya kkn kuat banget di jaman pak harto dan gw sedih sejarah kita kabur.
Desember 14, 2009 pukul 8:40 pm |
selain itu nih, kita2 bisa aja hepi karena kita di jaman dia lumayan aman karena kita ga macem2. tapi gmn orang ga berdosa yg ikut mati pas jaman penumpasan pki dl? yg anggota pki aja blm tentu bnr2 ngerti politik apalagi orang2 awam yg tiba2 dituduh pki dan dibunuh. saya tau banyak orang2 yg mati dan keluarga yg trauma karena pki sehingga menutup diri terhadap lingkungan. jaman dulu katanya tinggal diteriakin pki udah cukup buat kita mati tanpa bukti2. kita harus belajar dari sejarah supaya ga berulang.