Jangan pernah lewatkan nonton Kabut Sutra Ungu…?! Terjemahannya gak mirip begitu juga sih, cuman kayaknya sayang juga jika Anda yang pecinta film itu melewatkan “The Mist” sebuah film bergenre horor creature alias jare temenku si Doni merupakan ”film kewan-kewan” demikian saat dianya mengomentari salah satu genre kesukaan istriku yakni tentang pemangsaan makhluk lain pada manusia, semisal ular pada manusia (anaconda, anacondas, phyton), buaya pada manusia (crocodilus, lake placid, primefall), ikan pada manusia (Jaws 1-4, Depp Blue Sea, Frankefish), laba-laba pada manusia (eigh legged freaks, spider), kelelawar pada manusia (bats)….. yang amat kental dengan unsur action-nya daripada unsur horor-nya hingga akibat sering menemani istri nonton film jenis itu saya jadi ikut-ikutan suka….bahkan mengembang sampai hal lain yang masih sejenis, seperti Alien pada manusia (Alien 1-4, Predator 1-2, Alien vs Predator 1-2, War of The World), Zombie pada manusia (After 40 Day or Weeks, Residet Evil), serta vampires pada manusia ( 30 days of night, John Carpenter’s vampires, Underworld, Blades)….
Bagimana dengan “The Mist”…?! Sebenarnya premis awal saya nonton film ini adalah adanya sosok Thomas Jane…..seorang bintang laga favorit saya walau memang gak begitu terkenal banget….Tapi sikapnya yang cool dalam setiap penampilannya sangat cocok dengan seleraku, utamanya saat dia jadi pawang ikan hiu dalam Deep Blue Sea sebuah maha karya terakhir dari seorang Renny Harlin (orangnya sih gak mati….cuman setelah itu karya-karyanya gak asyik lagi buat ditonton…). Kemudian penampilan Thomas Jane dapat kita saksikan pula saat berperan sebagai Punisher versi milenium yang walau gak laris-laris amat tapi sekali lagi amat macho untuk kita saksikan….Dan di film The Mist ini sekali lagi Thomas Jane memperlhatkan sosoknya yang gagah and cocok sebagai jagoan masa kini….walau mungkin gak kuat-kuat amat, mengingat latar belakangnya di film ini yang hanya seorang pelukis poster film….tapi tetep mengesankan dan sangat mengingatkan banget pada peran Tom Cruise dalam War of The World…..
Ceritanya sendiri berkisah pada datangnya serangan kabut pada sebuah kota, utamanya pada sekelompok orang yang terjebak dalam sebuah supermarket. Kisah kemudian berkembang sebab ternyata kabut itu bukan kabut biasa…..tidak beracun memang tetapi di dalamnya ternyata dihuni oleh sekelompok mahkluk yang sampai akhir film tak begitu jelas digambarkan. Kalau kecilnya sih mirip dengan laba-laba yang lengkap dengan benang beracunnya…..tetapi kalau pas dalam pertumbuhan puncak lebih mirip dengan penampakan si Alien dalam “War of the World” tadi walau tetap gak begitu jelas karena penampakannya yang selalu terselimuti kabut tebal…..dan anehnya walau begitu besar tapi si Alien tersebut tampaknya gak bisa (or gak mau…?!) nembus Supermarket yang hanya berdinding kaca, dimana berkumpul banyak “flesh blood” didalamnya…..Dan yang bikin nambah tegang adalah orang-orang yang ada di dalamnya tambah edan akibat hasutan seorang wanita gila yang percaya bahwa bencana itu adalah takdir yang dikirimkan Tuhan akibat dosa-dosa manusia……
Mengapa film ini gak laris di pasaran atau malah kalian-kalian gak pernah dengar malah…..(gak masuk bioskop Indonesia, bahkan akupun dapatnya dari DVD bajakan yang campuran alias 8 in 1…!!). Kalau menurut saya sih karena endingnya yang sad banget….mengecewakan dalam arti bikin bete perasaan kita walau secara filmis sebenarnya bagus…..Bahkan saya sendiri curiga, jangan-jangan sang sineas yakni Frank Darrabont (katanya sih sutradara The Shawshank Redemption and Green Mile) mengambil ide dari War of The World yang ancur di bagian ending…..Disini Darrabont seakan mengajari Spielberg bagaimana cara mengakhiri sebuah film thriller dengan elegant, berkualitas dan tetap bikin kejutan…..Yang jelas saya tidak akan menjelaskan ending film ini secara detail karena akan mengurangi kenikmatan Anda dalam menontonnya….Secara singkat filmnya akan diakhiri dengan raungan sedih sang tokoh utama akibat ditinggal mati oleh semua orang yang dikasihinya…..tepat saat bala bantuan itu datang……











Desember 30, 2008 pukul 4:02 pm |
wah katanya ga mo bilang akhirnya, tapi dikasi tau spoilernya hehehe.
Mo cari novelnya adanya di gramed, impor, ga ada terjemahan yah?