Aku Ingin Menjadi Seorang Guru……

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru……
Itulah yang ingin kusampaikan jika diperbolehkan memilih kehidupan baru…
Dalam berbagai kuis yang diberikan pada ku….
Tentang cita-cita apa yang belum kesampaian di kehidupanku yang sekarang…
Dengan yakin dan bangga pasti selalu kutulis profesi itu….
Seorang guru dengan sepeda tua di sebuah pedalaman Pulau Kalimantan…
Tapi mau bagaimana lagi, aku sudah tua….
Rasanya susah jika aku saat ini pengen menjadi guru…
Apalagi profesi ini saat ini semakin menjadi idaman setiap orang…
Di tengah krisis global….Di tengah PHK yang semakin terjadi dimana-mana…
Profesi guru PNS (bukan honorer…) menjadi profesi idaman nan aman….
Apalagi ditengah isu anggaran pendidikan 20 %…..
Pasti akan bikin guru semakin sejahtera saja……
(Asal larinya jangan ke proyek sarana prasarana saja…..)
(Asal para guru tidak ikut-ikutan pengen jadi koruptor saja…..)

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru……
Mengapa aku ingin menjadi guru….?!
Terutama karena aku berasal dari keluarga guru…
Ayahku adalah seorang guru Depag yang sederhana…
Ibuku adalah seorang guru TK yang lincah penuh prestasi….
Betul, kami berasal dari keluarga PNS….
Tepatnya dari keluarga guru PNS yang miskin…
Sejak kecil saya sudah terbiasa hidup berimpit dalam rumah kontrakan…
Baru setelah aku kelas 5, kami bisa memiliki rumah sendiri….
Itu pun tidak sempurna, karena hanya rumah tembok sederhana….
Batu batanya tidak tertutup semen….
Gentengnya juga mulus tanpa terlapis eternit…..
Sementara lantainya pun hanya tanah tanpa tegel apalagi keramik….
Bahkan, jendelanya juga dibiarkan bolong tanpa kaca….
Hingga tiap malam, angin bisa bebas keluar masuk rumah kami….
(untung saja saat itu tidak banyak tikus wirog seperti saat ini….)
Sabar ya Nak, gaji Bapak sudah habis buat mbangun rumah ini….
Nanti akan Bapak perbaiki jika cicilan Bapak lunas….

Demikian Bapak selalu menenangkan kami agar nrimo ing pandum.
Walau demikian, kami hidup rukun dalam kedamaian dan kebahagiaan….
Dan itulah alasan utamaku pengen menjadi seorang guru….
Hidup rukun dalam kedamaian dan kebahagiaan….

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru
Mengapa aku saat ini tidak menjadi seorang guru….?!
Kalau difikir-fikir semuanya kembali ke orang tuaku juga….
Rupanya mereka bosan juga menjadi orang miskin….
Walau pahlawan tanpa tanda jasa….tapi gak rela anaknya jadi pahlawan….
Dimintanya anak-anaknya sekolah yang menjanjikan masa depan terbaik….
Aku pun dimintakan ayah agar belajar dan lulus sebagai insinyur….
Kalau bisa insinyur elektro…kalau gak insinyur teknik sipil….
Diantarnya aku keliling Jawa agar aku mau mendaftar ke Fakultas idamannya….
Tapi karena gak minat, aku hanya mau ke fakultas peternakan….
Walau gak di teknik, tapi khan lulusnya sama-sama insinyur Pak….
Demikian alasanku waktu itu pada Bapakku yang kelihatan agak kecewa….
Guna menutupi kekecewaan Bapakku, aku pun belajar keras….
Ayah pun bangga saat aku berhasil mendapat beasiswa S2 di bidang itu….
Dipamerkannya prestasi gemilangku pada temen-temennya sesama guru….
Aku pun bangga karena melihat ayah bangga….Hanya itu….
Karena dilubuk hatiku yang terdalam aku tetap gak suka….
Karena aku pengen menjadi seorang guru….
Aku pengen sepertimu Pak…..
(moga-moga di alam laen kamu sempat membaca tulisanku Pak…)

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru…..
Sebuah profesi idaman kami sekeluarga…..
Aku sendiri memilih profesi sebagai seorang instruktur ….
Daripada jadi seorang manajer peternakan seperti laiknya temen-temenku….
Karena instruktur, sebuah profesi yang nyrempet-nyrempet guru lah….
Adekku, si Salimin, yang insinyur perikanan pun mirip-mirip itu….
Dia memilih jadi tenaga bantu penyuluh pertanian di Kalimantan….
Si ‘maniak’ Resident Evil itu merasa bahagia dengan profesinya sekarang…
Walau untuk itu dia harus jauh dari game-game kesayangannya…..
Walau gajinya kecil, tapi dia bangga karena dibutuhkan disana….
Tapi kalo menurutku sih karena profesinya juga nyrempet-nyrempet guru lah….
Hanya adekku yang perempuan lah yang jadi guru….
Walau dia pun sebenarnya seorang insinyur pertanian….
Dari sebuah universitas negri dengan IP di atas 3 lagi….
Aku gak tahu kenapa dia memilih profesi sebagai guru….
Walau mungkin secara tidak sadar dia juga merasakan hal yang sama….
Karena sejak kecil dia pun pengen menjadi guru…..
Bukan karena ingin melanjutkan dinasti guru di keluarga kami….
Tapi karena dia memang pengen menjadi guru…..

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru…..
Hanya adekku perempuan lah yang akhirnya menjadi seorang guru….
Walau hanya guru honorer…yang akrab dengan gaji kecil….
(Kadang aku heran juga, mau-maunya dia bekerja dengan gaji hanya 200 rebu perak sebulan….)
Ada satu cerita saat dia jadi guru di sebuah TK Islam (Muhammadiyah) plus di Kediri….
Dengan bijak para pengurus yayasan selalu mendengungkan gelar Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di kepala guru-guru mereka….
”Gajinya memang kecil….yang besar gaji dari Gusti Allah….”
Demikian yang selalu dikatakan para pengurus yayasan….
Guna menutupi kemarahan para guru akibat gajinya yang kecil….
”Di dunia ini rejeki jangan dicari….rejeki itu datangnya dari Allah…”
Demikian yang selalu dikatakan pengurus yayasan TK Islam itu….
Pada guru-guru yang kedapatan ngobyek di luar sekolah mereka….
Bahkan mereka pun melarang para guru saat mendaftar PNS…..
Saat mereka berupaya mencari kehidupan yang lebih baik….
Dan bagi para guru yang membandel….
Mereka tak segan-segan memberhentikannya dengan tidak hormat….!!
Dan itu termasuk adekku…..
(yang sangking mangkelnya bahkan lewat depan bekas sekolahnya pun dia gak mau…)

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru…..
Hari ini adalah hari guru (katanya…..wong aku juga gak tahu….)
Hanya sebuah do’a yang ingin kuberikan…..
Agar kehidupan para guru semakin sejahtera…..
Terutama guru-guru honorer yang saat ini masih memprihatinkan…..
Karena walau mereka bukan PNS mereka tetaplah warga Indonesia….
Mereka tetaplah seorang guru yang perlu dilindungi negara….
20 % APBN hendaknya diterima merata bagi semua guru…..
Bukan hanya PNS guru saja…(yang menurutku semakin arogan saja….beda jauh dengan profil PNS guru ala Bapak dan Ibuku…..)
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa….tapi tetap butuh bantan dana…..
Pemerintah perlu menyusun strategi agar anggaran sampai juga ke tangan semua guru….
Anggaran pendidikan juga jangan hanya untuk fisik yang penuh nuansa proyek….
Gaji dan insentif guru lah yang lebih penting….
Terutama buat guru honorer…..
(Soalnya saya pernah ngojek di Tawangmangu….ternyata yang si tukang ojek adalah seorang guru SD honorer….)
Jadi terutama buat guru honorer……
Jadi 20% APBN, utamakan buat guru honorer……
Termasuk buat adekku……

Aku Ingin Menjadi Seorang Guru
Hari ini adalah hari guru (katanya…..wong aku juga gak tahu….)
Aku cukup bangga karena dikeluargaku masih ada yang jadi guru…..
(Ibuku waktu itu memilih keluar dari PNS untuk menjadi seorang TKI….)
Walau adekku hanya seorang guru honorer….yang gajinya kecil….
Tapi saya bangga…..karena aku tahu dia guru yang berkualitas…..
Sementara aku hanya bisa melamun setiap saat….
Sambil membisikkan sebuah kalimat….
Aku ingin menjadi seorang Guru…..
(Sedih sekali saat harus menuliskan kalimat ini…..).

About these ads

2 Balasan ke Aku Ingin Menjadi Seorang Guru……

  1. Nayantaka mengatakan:

    Ikut mengucapkan selamat hari guru …

  2. Ummi Ani mengatakan:

    Salam,Saya seorang guru..mengajar Biology & Science di sebuah sekolah Menengah.Guru kerja mulia tapi banyak cabaran yang menguji kesabaran…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: