SBY Berbudi….?!

Sebuah misteri (?) diluncurkan SBY dalam Pilpres 2009 dengan mengusung slogan SBY Berbudi…sebuah slogan yang mengandung konotasi bagaimana akhlak (budi = akhlak) SBY dalam memimpin Indonesia ke depan….Sebuah slogan yang cerdas sekaligus provokatif bagi para pemilihnya…walau bagi saya tetep terasa di-pas-paske mengingat pada dasarnya slogan itu lebih sebagai singkatan SBY bersama Budiono daripada makna tersirat seperti tersebut…mengingat pemilihan Budiono itu sendiri bagi saya semakin memperjelas akhlak SBY dalam memimpin bangsa ini ke depan, yakni semakin nampak gaya militeristiknya…walau untungnya SBY tidak akan bisa seperti idolanya Suharto yang mencoba memimpin bangsa ini seumur hidup…

Arogansi SBY…?!
Banyak orang yang menganggap pemilihan Budiono oleh SBY itu simbol dari arogansi SBY, mengingat partai Demokrat jelas-jelas menang dalam Pileg yang lalu…dan hasil survey membuktikan bahwa rata-rata para pemilihnya bukan sengaja milih para Caleg tapi semata-mata karena muatan kharisma SBY itu sendiri…. Sebuah analisis yang bagus dengan mendasarkan pada banyaknya partai yang kecewa karena mencoba melamarkan calonnya…tapi SBY dengan entengnya memilih seorang Budiono yang gak terkenal…. Walau bagi saya sendiri hal itu tidak mengherankan mengingat kiprah SBY di Pilpres 2004 yang hanya menggandeng seorang lelaki kecil, tua, dari luar Jawa lagi, yakni JK sebagai pasangannya….Dan disitulah prinsip kepemimpinan seorang militer nampak, yakni hanya mengijinkan satu tongkat komando pada pimpinan tertinggi. Sesuatu yang tampaknya dilanggar oleh JK yang beberapa kali menjadi lebih terkenal dari SBY….sehingga konon saat JK kembali melamar sebagai Cawapres SBY pasca pileg…dengan serta merta segera dicuekin….

SBY yang Percaya Diri
Salah satu ciri lain dari militer adalah percaya dirinya yang begitu besar…hingga menganggap dirinya begitu hebat dibandingkan orang lain…(ya iya lah…tentara khan ngomong sambil pegang bedil…mana ada orang yang berani membantah…otomatis takut lah…or minimal kalah wibawa….soalnya kita bawa kertas ama pena sementara tentara….wiii….bawa pistol Pak….). Begitu percaya dirinya SBY dalam pencalonan Budiono sebagai cawapres hingga beliaunya kurang menganggap ancaman beberapa parpol besar pendukungnya yang mencoba menggertak buat mengundurkan diri dari koalisi jika SBY tetep memaksakan pencalonan Budiono….Sebuah percaya diri yang penuh perhitungan khas militer…terbukti seorang Tifatul Sembiring pun (pemimpin PKS yang merupakan partai pemenang pileg keempat) harus menelan ludah dengan pahit campur kecut saat mengumumkan kesetiaannya dengan koalisi SBY Berbudi…walau malam sebelumnya berlagak garang campur tegas mengharap SBY menghormati para mitra koalisinya dengan mengajak bicara sebelum menentukan kepastian sang cawapres…. Ya..mau gimana lagi, tahun ini memang tahunnya SBY and Demokrat…. yang lain gak sah direken….gelem melu gak gelem yo suminggiro….mungkin itu yang ada di benak SBY yang turunan Sogol itu….

SBY yang Pengen Ndandani Ekonomi
Itu adalah alasan utama yang diberikan para petinggi demokrat dalam mensikapi pencalonan Budiono mengingat latar belakangnya yang pakar ekonomi….(sesuatu yang sangat disikapi keras oleh Amien Rais yang menganggap Budiono akan mengarahkan Indonesia ke iklim ekonomi liberal seperti para gurunya di Amerika…). Bagi saya, penjelasan itu terkesan mengada-ngada mengingat pekerjaan ndandani ekonomi itu adalah pekerjaan para menteri…hingga bagi saya pencalonan Budiono merupakan taktik sejenis yang dilakukan Sang Jendral Besar yang selalu menenggelamkan kharisma para wakil presidennya….karena Budiono lebih kelihatan sebagai orang yang lebih suka bekerja daripada yang suka tampil di depan publik…Jadi bisa dikatakan, SBY lah yang akan lebih sering tampil di depan publik sementara Budiono akan duduk manis di rumah sambil mberesi pekerjaan rumah tangga yang membosankan…..Hmm….kayaknya SBY akan mencoba mempatrikan diri sebagai legenda baru di Indonesia…..atau mau membentuk dinasti ketiga pasca dinasti Soekarno dan dinasti Soeharto…?!

SBY dan Stabilitas Nasional
Itu adalah ciri militer yang lain dimana stabilitas nasional menjadi landasan dasarnya….seperti halnya masa orde baru. Walau banyak muncul ketidakpuasan dan pelanggaran HAM, tapi yang penting khan Negara aman tentram gak ada gejolak apa-apa…. Disini SBY melihat banyaknya parpol yang melamarkan kadernya sebagai calon wakil presiden akan potensial menimbulkan konflik yang akan merugikan popularitas koalisi…mengingat jika dia milih si A maka si B,C, D akan marah-marah…sementara jika dia milih si B maka si A,C, D akan rebut and protes-protes….dan disinilah maka konflik yang terjadi pasti akan berlarut-larut sampai ke kinerja kabinet yang hendak dibentuknya…..Maka dengan sangat otoriter SBY kemudian memilih seorang Budiono yang lebih merupakan teknokrat daripada seorang politisi itu….Terbukti, walau sempat jengkel dan merasa tak diajak bicara akhirnya partai-partai itu tetep berdiri di belakangnya….bahkan PPP pun malahan ikut bergabung juga…..

SBY tanpa Putra Mahkota
Semua orang tahu bahwa masa jabatan SBY tinggal satu periode lagi (jika jadi kepilih lho) Dengan kata lain, sang wakil diharapkan bukanlah seorang wakil saja tetapi merupakan putra mahkota penerus kebijakan SBY….Dan itulah alasan utama mengapa begitu banyak parpol yang berebut jabatan Cawapresnya SBY….Tapi Budiono kayaknya jauh dari sosok figur putra mahkota….Budiono terlalu sederhana sebagai calon pengganti SBY….Dengan kata lain, SBY tidak menyiapkan calon penggantinya dalam Pilpres periode berikutnya….Sebuah isyarat baik jika niat SBY memang bener-bener ingin berkonsentrasi dalam pekerjaannya dalam membangun bangsa ini….hanya saja mungkinkah itu yang ada di benak seorang SBY….?! Jangan-jangan calon putra mahkotanya saat ini dirasa belum matang hingga perlu lebih banyak waktu buat emunculkannya di pentas nasional….Sebuah kabar baik juga bagi parpol lain buat mengajukan proposal-proposal baru sebagai bakal calon putra mahkota SBY….alias yang bakal diusung koalisi Demokrat sebagai Capres dalam Pilpres periode mendatang…. Mungkin itu pula janji yang diisyaratkan SBY pada para parpol mitra koalisinya hingga mereka tetep bersedia mendukung SBY dalam pemerintahan kelak….

Yang jelas, penunjukan Budiono sebagai komponen pelengkap slogan SBY Berbudi disambut gembira banyak pihak termasuk para rival politiknya…karena Budiono dianggap sebagai titik lemah SBY dalam pilpres 2009 mengingat popularitasnya yang rendah serta penolakan-penolakan yang dilakukan komponen masyarakat terhadap Budiono….Dengan kata lain, masih ada peluang bagi pasangan lain, Mega-Prabowo dan JK-Wiranto, buat memenangkan Pilpres 2009….walau kalau menurut saya sih tetep saja….aaah….biar masyarakat yang milih sajalah…..

Satu Tanggapan ke “SBY Berbudi….?!”

  1. dir88gun2 Berkata:

    assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Gak Jelas? :|

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan