![]()
Lama sekali halaman ini kubiarkan kosong. Bingung aku mau nulis apa. Yang jelas Weblog ini akan aku pergunakan untuk menulis segala sesuatu yang tiba-tiba mampir di benakku. Kucoba untuk menulis jujur tentang segala sesuatu. Karena kejujuran di negeri ini begitu mahal maka aku putuskan untuk tidak membuka jati diriku. Aku bermimpi diriku seperti para pahlawan superhero yang gagah perkasa, memberantas kejahatan tanpa melalui liku-liku pengadilan yang rumit dan korup. Akan kuadili para penjahat dengan caraku…. Sengaja tulisanku kubikin agak provokatif, mungkin sedikit emosional, menghujat dan men’judgement’ semauku…. Gak pa..pa… kapan lagi kita menulis bebas semau gue tanpa takut terhadap everithing kalau bukan di weblog…. Apa aku tidak takut salah…. ?! Para jagoan superhero pun pernah salah dalam bertindak…apalagi aku sang pengembara yang lemah ini….. komentar-komentarmu saya harapkan untuk mencegahku larut dalam kesalahan arah kembaraku….. Bagiku yang penting bukan bagaimana kita telah berbuat salah….tetapi yang lebih penting bagaimana kita memperbaikinya…..











Maret 6, 2007 pukul 2:27 am |
Bravo! tulisannya keren.
salam kenal!
September 18, 2007 pukul 8:39 pm |
Salam kenal mas Salimin..
Selamat menulis, salam dari Surabaya
September 27, 2007 pukul 1:46 pm |
salam kenal mas.
-IT-
Oktober 31, 2007 pukul 6:28 am |
Salam kenal lagi mas
Desember 12, 2007 pukul 4:21 am |
Nie Sp Yg buT luKIsAN nyA?
Januari 28, 2008 pukul 8:35 am |
adine
kamu memang ga bakat menulis otak kamu hanya berisi hanya bagaimana bisa menghujat orang lain…baca buku dulu dan perluas wawasan dan moral serta etika kamu baru nulis di blog ini…coba kamu kunjungi http://www.ada-1.blogspot .com
ini yang namanya tulisan bagus …ga kaya gini
April 29, 2008 pukul 8:38 am |
Wah, kalau menurut saya setiap orang memang mempunyai hak untuk menulis. Hanya saja hak itu kan dipagari oleh hak orang lain juga. Hak orang lain kan macam-macam, hak untuk hidup, hak untuk dihargai, hak untuk dihormati, hak keprivasian, dan masih ribuan hak yang dimiliki oleh seseorang… Karena ia masih hidup, kalo sudah mati niscaya dia sudah tidak mempunyai hak lagi. Bukankan hak azasi manusia ada mulai ia saat masih dalam kandungan?
Tentang hak menulis, sah-sah aja koq. Orang kita memang harus dirangsang untuk menulis. Kadang para guru, atau pengajar, atau bahkan para dosen (gaweanne sak DOS bayare sak SEN, … DOSEN) selalu mengejek mahasiswanya…. ” Wong MBACA aja males .. opo maneh disuruh NULIS… Jadi keep in blogging…
Mei 18, 2008 pukul 11:00 pm |
terimakasih sangat telah me-link blogku.
Agustus 7, 2008 pukul 9:03 am |
Mas Alimin, kalau mau nulis, nulis aja. Cuma kritik saya buat mas Alimin nulisnya kurang berani. Ide sudah bagus tapi kurang mendobrak. Istilahnya kurang nekat, jangan pakai bahasa kiasan dan tedeng aling-aling. Jangan takut nulis, semakin nekat semakin bagus.
Agustus 7, 2008 pukul 9:21 am |
Wah aku nek maca jenengmu ki terus kelingan karo unenan: Salimin pergi ke pasar, diiringi tambuhan karo nggowo payung cilik, dung.. crek.. dung… crek… he… he… ojo nesu lo, mengko cepet tuwo.
Piye lik Salimin khabare Hadi, Pardi klining servis lan Sugeng polisi sing hobbyne medok (kenthu). Saiki Sugeng wis ora dadi polisi yo? amargo seneng medok. Nek Hadi kae sido ra kawin karo cewekke sing Betawi, mergane khan isih bermasalah wong durung cerai karo bojone pertama yo?
September 1, 2008 pukul 9:58 am |
Salut buat mas salimin. Maju terus mas, Ada pepatah anjing menggonggong kafilah tetap jalan, jangan lari. Jalan santai aja. Apa yang ada diotak anda tulis saja. Jangan takut militer, jangan takut polisi.
Oktober 18, 2008 pukul 4:38 am |
terima kasih atas ramuan obatnya saya akan memberikan ramuan tersebut sama nenekku yang sudah lama menderita penyakit maag, semoga saja sembuh dan saya berharap semoga blog ini banyak memberikan manfaat bagi sesama dan tentunya tulisan terus saya baca
November 18, 2008 pukul 3:15 pm |
Jika berpikir bagaimana memperbaiki kesalahan maka g ada guna nya
jika kita pernah berbuat salah, jangan berpikir bagaimana memperbaikinya kita harus berpikir kenapa kita melakukan perberbuatan salah selama masih banyak perbuatan baik yang seharusnya kita perbuat? kita harus berpikir seperti itu!
Januari 5, 2009 pukul 3:54 am |
Terus maju jangan mandek. Rawe-rawe rantas malang-malang putung!
Mei 10, 2009 pukul 1:52 pm |
salam kenal mas..:D