Bencana itu Hukuman Tuhan-kah ?

Cerita Dibalik Bencana

” Barangkali disana ada jawabnya…mengapa ditanahku terjadi bencana…..Mungkin Tuhan Mulai Bosan…Melihat Tingkah Kita…Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa……Atau Alam mulai enggan bersahabat dengan kita…..Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang……..ho…ho…ho…du..du…du…”

(Song by Ebiet G. Ade)

Lama sekali sebenarnya saya ingin menulis ini…tapi rasanya nggak tega….khususnya buat para korban….tapi gak tau semakin tak renungkan…..semakin muncul sisi-sisi lain dari bencana yang menimpa bangsa kita….utamanya pertanyaan ini…..Apakah Saat Ini Kita Sedang Dihukum Oleh Tuhan ? Atau sekedar diberi peringatan ?! Atau malah dijadikan contoh bangsa lain agar tidak ikut-ikutan tingkah bangsa kita….?! (mangkanya Gus Mus banyak menyerukan zikir nasional buat ngrayu Gusti Allah……)

Mungkin kita memang pantas dihukum oleh Tuhan dengan berbagai macam bencana karena kita memang orang jahat. Jadi ingat cerita Sodom Gomorah, kota maksiat yang dilenyapkan karena saking muaknya Tuhan sama mereka…. Atau cerita kaumnya nabi Nuh yang atheis….atau cerita Raja Fir’aun nan lalim…. Qorun si pecinta harta karun…. Dari situ berjubel pertanyaan menggumpal dalam benakku….Apakah salah Aceh ’sang Negeri Islam’ sehingga harus disapu dengan Tsunami ? Apakah salah Jogja (Bantul) hingga harus rata dengan tanah ?! Bagaimana dengan Pantai Pangandaran….?! Juga Masyarakat Sidoarjo yang harus tenggelam…?! Mungkin Jakarta harus merasa beruntung karena ’hanya’ terendam beberapa hari….

Semuanya dimulai tahun 1998, ketika Indonesia yang ’gemah ripah loh jinawi’, juga aman, tentram, makmur, menjadi negara paling berkembang di dunia, dengan tingkat pertumbuhan 11 % dan tingkat inflasi 8%, serta siap tinggal landas tiba-tiba harus diguncang oleh krisis moneter. Dan tiba-tiba semuanya kacau. Banyak orang menyalahkan George Soros si biang krisis dan Soeharto si Bapak ’Korupsi’ Pembangunan Indonesia. Waktu itu saya heran…kenapa negara begini besar hancur hanya karena melemahnya nilai tukar rupiah….karena perasaan orang di Indonesia gak banyak yang pegang dolar…koq ?! Dari sini saya melihat tangan-tangan jahat mulai bermain….. Kalau di Korea orang-orang saling mengumpulkan emas untuk menyelamatkan negara…di Indonesia banyak orang mengumpulkan dolar buat menyelamatkan hartanya….. Disini kita baru sadar bahwa bangsa kita ternyata suka mentingin diri sendiri…..

Benar juga…pergantian kepemimpinan bukan menjadi solusi negara keluar dari krisis…… Habibi banyak menjual aset negara buat nyaur utang….Gus Dur, dengan alasan demokrasi dan HAM, sibuk membebaskan para pembangkang negara… Megawati mensosialisasikan KKN sampai ’akar rumput’ lewat ’mafia pemerintahannya…. Sedangkan SBY… ?! Dengan alat KPK, beliau cukup bangga karena berhasil menurunkan citra negara terkorup….menjadi nomor 3…. Satu persamaan dari mereka….ketidakoptimalan kinerja mereka dalam mengentaskan Indonesia dari krisis, menurut mereka, karena kesalahan dan hutang Soeharto yang sudah terlalu besar…. (lah…kalau tidak optimis kenapa masih mau nyalon….). Disini kita baru sadar bahwa bangsa kita ternyata hanya pinter nyari alasan…..

Belum lagi masalah korupsi…..seperti saya katakan sebelumnya…bahwa korupsi kita semakin membudaya setelah dimulainya era reformasi….Semua orang tidak peduli itu aparat pemerintah, pengusaha, LSM, atau malah rakyat jelata ikut-ikutan korupsi jika ada kesempatan (atau malah nyari…). Aparat Pemerintah jelas…..dengan alasan gaji gak cukup, meraka sibuk nyari tambahan……Pengusaha ?! Masih ingat kasus rame-rame pengusaha menyatakan bangkrut agar terbebas dari hutang…… Bangkrut, tapi ngelencernya ke luar negeri….. LSM….?! Itumah terkenalnya lembaga pencari proyek…. Bahkan bencana tsunami dan gempa jogja ditengarai sebagai sumber proyek dari LSM buat nyari duit…..utamanya dari hibah luar negeri yang terkenal luwes pelaporannya…. Lalu Rakyat Jelata…. ?! Dengan alasan lapar…mereka meracuni bangsa dengan zat pewarnanya atau borax-nya atau pemanis buatannya atau dengan bakso tikusnya…. Belum lagi praktek kartu miskin yang disalahgunakan buat nilep pajak…ngedapet beasiswa….atau malah buat ambil dana kompensasi BBM…..Disini kita baru sadar bahwa bangsa kita ternyata jahat…….

Dari situ, kemudian timbul prasangka dari saya….apakah Tuhan mulai bosan melihat tingkah bangsa kita…..?! Karena kita begitu jahat, begitu suka ngeles, begitu suka mentingin diri sendiri….Manusia sendiri saja saya bosan melihat tingkah bangsa kita….buktinya tempat maksiat berkedok pariwisata….dibom….belum kapok….dibom lagi…… Ah tapi saya kira itu hanya prasangka saja….. Atau mungkin saya terlalu larut dengan lagunya…. (seperti waktu ngliat zodiak yang seringnya nyocok-nyocokin daripada cocoknya itu sendiri…. atau saat berpaling pada Agama…. yang seringnya hanya untuk mencari pembenar dan bukan mencari kebenaran…..alias nyari firman-firman yang cocok alias nyari enaknya doang….)

Tuhan pasti berbeda dengan manusia…Tuhan Maha Pengasih dan Penyayang….Tuhan Maha Baik dari segala yang baik……Kita Jahat…Kita Egois…Kita Munafik…sampai kita atheis pun….Tuhan tak bakal marah…..soalnya Dia Maha Kaya….Dia juka gak bakal rugi…gak ngaruh…. Hanya saja saya sedikit heran dengan bencana gempa di Yogya…..soalnya datangnya jam 6 pagi….dan kebanyakan yang mati adalah yang masih tidur….Sedang orang-orang yang bangun (karena harus sholat subuh)…selamat….apalagi kalau dia sudah pergi ke sawah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: