Yogya…. oh…. Yogya….

Awal perjalannku kumulai dari kota Yogya….kota yang menyimpan banyak kenangan bagi diriku…kenangan indah….kenangan sedih….suka..duka…campur jadi satu…Pendeknya, Kota Yogya sangat bererti bagi kehidupanku…..bahkan lebih dari Kota kelahiranku….Karena Yogya begitu berarti…. bagi pengembangan kepribadianku…. bagi pengembangan kedewasaanku…. pengembangan intelektualku….Pendek kata…Tak ada kota seindah Kota Yogya….Tapi itu dulu….. sekarang Yogya bukan milikku lagi….sudah milik orang lain….milik para anak muda yang sekarang sedang meniti napak tilas yang pernah kulalui……

Tapi sekali-kali aku masih menyempatkan diri mampir ke Kota Yogya….buat jalan-jalan…..bernostalgia….mengenang masa-masa romantis dulu…sekalian menenangkan diri….karena Yogya selalu menyejukkan hati….jauh dari ambisi-ambisi kehidupan….. Memang Yogya sekarang sudah banyak berubah…..tidak sedekat lagi dengan aku….tapi masih cukup menyenangkan….

Ada yang berubah…ada yang tetap terjaga…itulah kesanku selama 4 hari mampir di Kota Yogya…..Boleh disimak kesan terakhirku terhadap kondisi Kota Yogya terkini….. Bisa buat nostalgia bagi yang punya kenangan yang sama denganku pada masa dulu…. Sekaligus buat pengetahuan bagi anak-anak baru tentang apa-apa yang hilang dari kota Yogya…..

1. Yogya itu Pusat Buku
Dari dulu sampai sekarang….sebagai Kota Pelajar…Yogya terkenal juga sebagai pusat buku. Disamping gramedia…yang sekarang makin merajalela di Mall-Mall besar….banyak sekali toko-toko buku maupun kios-kios yang menyediakan berbagai macam buku….dan yang menarik adalah lomba diskonnya yang bikin ngiler para pecinta buku….bahkan sampai 70 atau 80 %….!! Dan yang menarik lagi adalah…. buku-buku Indie alias terbitan lokalan or independent yang tak akan pernah kita temui di kota lain….kurang komersial…tapi sangat orisinil…..dan membawa ‘angin baru’….hmm….hmmm….

2. Jalan-Jalannya Yang Sempit
Sedih juga ngomongnya….tapi dari dulu sampai sekarang…Yogya terkenal dengan jalan-jalannya yang sempit-sempit…..Sudah ada Ringroad atau jalan lingkar yang mengelilingi Kota Yogya…tapi begitu masuk kota….jalan-jalannya selalu sempit….!! Kalau dulu sih masih lumayan….‘cos kendaraan belum begitu banyak seperti sekarang…..Yang bikin pusing dan macet saat ini adalah motor….yang tiap tahun aku baca selalu meningkat jumlahnya sekitar 8,5 % ke atas lah…Pelakunya adalah mahasiswa….!! Kalo jaman dulu…Mahasiswa yang punya motor paling bias diitung dengan jari…..but now….kayaknya 75 % Mahasiswa bawa motor….dan merekalah para penguasa jalan raya nan sempit di Kota Yogya ini….Penguasa jalanan kedua adalah Bus Kota…yang dari dulu sampai sekarang always ugal-ugalan…..bikin pusing para penumpangnya….Mungkin ini juga salah satu sebab mengapa para mahasiswa itu milih bawa motor sendiri daripada naik bus kota ya….?!

3. Tempat Makanan Murah
Kemaren tak coba makan di Mall….eh harganya masih relative lebih murah daripada di Kotalu sekarang…..mungkin harga-harganya disesuaikan dengan kantong mahasiswa kali… Yang jelas, saat pertama datang ke Yogya, tahun 1990, saya pernah makan di warung cukup dengan uang 200 perak….sekarang dengan 2000 perak pun kayaknya masih ada warung yang nyediain makan dengan lauk pake telur….Soal variasi, jangan khawatir….Yogya sekarang cukup banyak menyediakan jenis-jenis makanan seluruh nusantara….pa lagi dengan banyaknya mall-mall besar….variasi makanan juga sudah merambah ke Eropa….tapi tetap dengan harga yang lebih murah…..

4. Matinya Lesehan Yogya
Ramai Kaki Lima…
Menjajakan sajian khas berselera…
Orang duduk bersila……
Musisi jalanan mulai beraksi….
Seiring laraku kehilanganmu……

Masih ingat to…dengan lagu ‘Yogyakarta’nya KLA Project….?! Yang menceritakan sedikit banyak tentang Yogya sebagai pusat lesehan….?! Tetapi bagi saya sendiri, lesehan Yogya sudah mati sejak tahun 1996…!! Mengapa demikian…?! Penyebabnya adalah hilangnya para musisi jalanan…digantikan dengan pengamen jalanan….!! Jadi sudah gak asyik lagi…..disaat kita makan sembari ngobrol ngalor ngidul….plus menikmati santainya suasana Kota Yogya…..e..e..e…datang tuh pengamen….kita beri recehan….lalu mulai makan lagi….lha temen pengamennya datang lagi….dan itu berulang sampai 3, 4 kali….Gak asyik khan…?! Pokoknya saran saya gak usah makan di lesehan lah….

5. Mudahnya Kita Kalo Mau Nginternet
Dari dulu sampai sekarang…Yogya selalu pionir dalam kemudahan berinternet ria….Karena di Yogya banyak sekali Warnet-Warnet bertebaran di sepanjang jalan dengan tawaran bandwith bersaing……disamping itu harga sewanya juga relative murah….banyak diskon juga… plus pelayanannya bisa sampai 24 jam alias gak pernah tutup…!! Beberapa waktu yang lalu, sekitar tahun 2002-2005, saya amati banyak warnet yang tutup juga…tetapi dengan mulai diperkenalkannya system pembelajaran online…plus ramainya dunia blogosphere….warnet-warnet itupun mulai bermunculan kembali bak jamur di musim hujan….Ini pun juga saya posting dari sebuah warnet langganan lama saya…yang sempat tutup…tapi kemudian buka lagi tapi dengan nama baru….
(udah dulu ya….capek…besok-besok nyambung lagi….)

3 Balasan ke Yogya…. oh…. Yogya….

  1. ria mengatakan:

    Aku juga tertarik sama kota Yogya. meskipun baru sekali ke sana. Malam hari, Aku tak bisa melepaskan kenangan atas keindahan dan eksotiknya Malioboro. Aku merasa, kota itu merupakan inspirasi dan istimewa.
    masih ada jajanan murah, oleh-oleh khas yang beragam dan mengalirnya seni dengan begitu hidup. Aku masih lihat penggemar sepeda onthel wara wiri, jauh dari kesan modernisme yang absolut. Yogya memberikan satu konteks kejujuran yang tidak akan ditemukan di kota manaun.
    Yogya… Aku kangen kamu

  2. ria mengatakan:

    Aku juga tertarik sama kota Yogya. meskipun baru sekali ke sana. Malam hari, Aku tak bisa melepaskan kenangan atas keindahan dan eksotiknya Malioboro. Aku merasa, kota itu merupakan inspirasi dan istimewa.
    masih ada jajanan murah, oleh-oleh khas yang beragam dan mengalirnya seni dengan begitu hidup. Aku masih lihat penggemar sepeda onthel wara wiri, jauh dari kesan modernisme yang absolut. Yogya memberikan satu konteks kejujuran yang tidak akan ditemukan di kota manaun.
    Yogya… Aku kangen kamu

  3. macanang mengatakan:

    Jadi pengen ke jogja lagi nih mas..

    *mantan pejalan kaki pogung*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: