Siapa Yang Aneh Siapa Yang Salah…..?!

Perang Saudara Sopir Angkot dan Karyawan Pabrik

Anda melihat berita-berita TV baru-baru ini…..Sebuah peristiwa di kawasan Gunung Putri Bogor……..saat ada demo supir angkot……para sopir angkot itu merazia sejumlah bus angkutan karyawan pabrik…..agar tidak menaikkan karyawan pabrik ke bus mereka…..bahkan dengan anarkis mereka melempari kaca bus karyawan…..banyak karyawan yang harus rela berjalan kaki sejauh 10 km untuk bisa pulang…..Menurut para sopir angkot…..maraknya angkutan karyawan pabrik menyebabkan turunnya pendapatan mereka……Sebuah ungkapan sederhana plus naif dari para sopir angkot….. Cuman koq kayaknya aneh ya….Pabrik khan berhak menservis karyawannya dengan fasilitas angkutan bus…..sesuatu yang wajar khan….semua perusahaan juga begitu…..Tapi koq para sopir angkot itu marah-marah ya…?! Sebenarnya siapa yang aneh sih……juga siapa yang salah…..?!

Era reformasi yang identik dengan demokrasi ini kadang-kadang menimbulkan peristiwa yang aneh-aneh dan kagak masuk teori sama sekali….Pabrik khan jelas berkewajiban meningkatkan kesejahteraan karyawannya…salah satunya melalui pengadaan fasilitas angkutan untuk karyawannya…..Bayangkan berapa duit karyawan yang tersedot oleh biaya transportasi pada setiap harinya jika pabrik tak menyediakan angkutannya….Belum energi yang harus dikeluarkan oleh karyawan saat naik angkot yang rata-rata gak enak itu….plus suka ngetem and bikin jengkel khan…?! Bikin tambah stress khan….?! Dan itu akan menyerap banyak energi khan….?! So….begitu pulang karyawan yang sudah capek itu akan tambah loyo…..so…besok pagi saat masuk kerja pasti produktivitasnya menurun….Jadi wajar dong Pabrik berusaha membikin karyawannya tetap fit dengan menyediakan bus yang nyaman untuk karyawannya……Disamping itu, dengan membekaknya biaya transportasi….maka jelas pendapatan karyawan akan semakin sedikit….so…jelas ujung-ujungnya di jaman demokrasi ini pastilah akan ada demo menuntut kenaikan gaji……jadi Pabrik gak salah doooonggg……

Itu pendapat pabrik….Pendapat sang sopir angkot lain lagi…..Bagi mereka, demi tetap ngebulnya dapur keluarga, apapun akan mereka lakukan…..mereka gak peduli salah dan benar….yang penting tahunya dengan adanya angkutan karyawan…..banyak langganan mereka yang lari ke bus karyawan yang notabene lebih nyaman dan gratis….Lha….koq angkutan gak bisa nyaman…..?! Ya…susah lah….para sopir itu khan hanya nyopir….sementara yang punya angkot adalah para bos….yang gak mau tahu sulitnya nyari penumpang…..malah sering-seringnya suka naikin setoran semaunya sendiri….Jadi terpaksa kita harus sering ngetem and kemudian ngebat-ngebut biar dapat kejar setoran to….?! .Lha koq yang jadi sasaran malah bus karyawan….?! Lha mau nyalahin siapa coba…..mau nyalahin si bos, nanti malah kena PHK…..padahal jaman ini susah nyari kerjaan laen…..Lha kalau hasilnya gak cukup, kenapa gak nyari kerjaan yang lebih bisa menjamin masa depan mereka….?! Emangnya pabrik mau nampung seluruh mantan sopir angkot jika mereka memutuskan keluar dari profesi sopir….?! Jadi para sopir angkot gak salah juga dooonnggg…..

Bagaimana dengan si Bos…..?! Kenapa para bos angkutan selalu naikin setoran tanpa mau tahu kesulitan para sopir angkot dalam mencari penumpang….?! Ya wajar dong setoran dinaikkan…..wong harga apa-apa naek….Onderdil naek, ongkos cuci mobil naek, ongkos reparasi juga naek….belum harga-harga kebutuhan rumah tangga……dan ini ujung-ujungnya disebabkan kebijakan pemerintah yang naikin BBM….. Jadi wajar dong jika si bos sebagai seorang pengusaha berusaha nyari untung dengan naikin setoran….. Kalau bos rugi, maka efeknya khan usaha angkot-nya diberhentiin….so….sopir-sopir angkot itu nganggur khan…?! So….kalau difikir-fikir para Bos Angkot itu khan telah membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran….. Disamping itu, pemerintah yang telah membuka jalur angkot juga harus bertanggung jawab……Maksudnya begini, pemerintah sudah membuka jalur angkot…..sudah pasang tarif buat pengusaha jika mau ngisi jalur itu dengan angkot-angkotnya….belum lagi rentetan retribusi yang dikeluarkan bagi para sopir angkot itu……jadi sudah berani mbukak jalur plus pasang tarif…..harusnya Pemerintah juga berkewajiban melindungi jalur angkot…dengan salah satunya melarang pabrik memberikan fasilitas bus untuk para karyawannya…… Jadi si Bos ya gak salah dooooonnngggg……

Ujung-Ujungnya Pemerintah yang salah nih…..?! Haruskah pemerintah melarang pabrik menyediakan bus bagi karyawan…..?! Atau kesalahan pemerintah membuka jalur angkutan di kawasan itu….?! Bukan juga…lalu apakah kesalahan pemerintah adalah menaikkan BBM….yang disebut-sebut banyak orang sebagai sumber utama kesulitan hidup rakyat masa ini….?! Tapi khan menurut pemerintah subsidi BBM yang selama ini diberikan lebih banyak dinikmati oleh para orang kaya yang notabene dipakai untuk kepentingan mobil pribadinya….daripada akyat yang sehari-hari hanya naek angkot……?! So……wajar dong jika harga BBM dinaikkan guna pengalihan subsidi BBM pada dana yang lebih bermanfaat bagi masyarakat……(sebuah analisis wajar…..yang gak wajar adalah koq dengan kenaikan BBM memicu harga barang-barang kebutuhan rakyat naek….padahal katanya……). Jadi sekali lagi Pemerintah tak sepenuhnya salah……

Pertanyaan terakhir…..lalu siapa yang salah….?! Itulah demokrasi…..segalanya harus diukur dari kacamata banyak orang……Siapa yang Salah dan Siapa yang Aneh….tinggal tergantung sudut pandang siapa….Dengan kata lain, peristiwa demo supir angkot yang berakhir anarkis tersebut…..tidak ada pihak yang salah…..Lalu kalau kondisinya jadi gak enak bagi semuanya….?! Ya….ditanggung bersama-sama to….namanya juga demokrasi….. Satu orang senang semuanya harus ikut senang…..sedangkan jika satu orang kagak senang alias kesusahan, seperti para sopir angkot yang kesulitan ngejar setoran….maka yang lain harus ikut susah…..yakni karyawan pabrik juga harus ikut susah dengan harus jalan kaki dari pabrik ke rumahnya….gak peduli walau itu jauh sekali……Kalau mereka gak mau rekoso seperti itu…..ya….naiklah angkotku……kalau kamu merasa angkotku gak nyaman…..ya….boleh deh kamu tetep naik bus karyawan…..tapi duitnya yang buat naek angkotku serahkan padaku……khan beres…… Huh…..kalau ngikutin jalan fikiran orang demokratis….lama-lama bikin pusing….Gendheng……!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: