Atlet Olah Raga kita bukanlah Kapitalis

Adhiyaksa Dault dan 200 juta

Saat mengantar kontingen Indonesia, Menpora Adiyaksa Dault menegaskan bahwa ada bonus 200 juta bagi atlet peraih emas Sea Games…bahkan bagi emas nomor beregu pun, seperti sepak bola, volley, basket, bonus 200 juta itu akan diberikan pada setiap anggota tim dan bukan dari keping emas yang didapat….LUAR BIASA….!! Angka 200 juta itu jauh melebihi bonus yang ditawarkan Malaysia (55,4 juta), Thailand (18,34 juta) ataupun Philipina (26,5 juta) bagi para peraih medali emasnya….Sebuah penghargaan yang begitu besar bagi atlet-atlet olah raga kita…..

Angka bonus yang begitu besar itu tentu saja mengundang polemik dari berbagai kalangan….Banyak politikus yang menanyakan asal uang bonus itu….khawatir kalau bonus itu berasal dari uang hasil korupsi seperti kebiasaan yang lalu-lalu….juga kekawatiran tokoh olah raga akan bankrutnya kantor menegpora akibat harus membayar bonus yang sangat besar bagi para atlet peraih emas Sea Games 2007….Tapi Menegpora menjamin bahwa dana itu ada di Menegpora… bukan hasil korupsi…tapi murni dana Menegpora yang sudah disetujui oleh DPR Komisi X…..walau salah seorang anggota Komisi X buru-buru membantahnya saat dikonfirmasi tabloid Bola….lantas uangnya bonus itu dari mana Pak Mentri….?!

Kita yang tertinggi dan saya harapkan kondisi ini memacu para atlet untuk melakukan yang terbaik dalam mencapai prestasi mereka. Pokoknya ada bonus ada tanggung jawab” Pak Mentri terlihat tenang-tenang saja menanggapi berbagai polemik yang terjadi. Bahkan secara tegas beliau mengatakan bahwa bonus 200 juta itu akan ditambah dari tahun ke tahun demi kembalinya prestasi olah raga nasional. Dalam kesempatan lain Menegpora juga mengatakan bahwa sudah selayaknya kita memberikan penghargaan yang layak bagi atlet-atlet yang telah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional…..

Ya….sebuah penghargaan yang wajar, karena untuk menjadi seorang atlet yang berprestasi….banyak pengorbanan yang telah dilakukan….mulai pendidikan yang terbengkalai….jaminan masa depan yang tak menentu….hingga kehidupan hari tua yang seringkali terabaikan oleh pemerintah….Kasus Elias Pical sang mantan Juara Dunia yang harus mengais rezeki sebagai satpam klub malam….atau kisah seorang mantan juara Sea Games yang harus menjual medali emasnya guna membiayai kehidupannya di hari tua…..sampai kisah bunuh dirinya mantan petinju nasional akibat takut hidup susah….hingga Muhammad Rahman yang notabene masih berpeluang menjadi Juara Dunia tinju tapi tak ada kesempatan karena tak ada yang mau memanggungkannya….menjadi bukti kurang perhatiannya pemerintah terhadap para mantan atlet berprestasinya….

Menegpora yang satu ini memang benar-benar bikin gebrakan positif dan kelihatan sangat memperhatikan para masa depan atlet kita…..sebelumnya beliau telah mengnggarkan pemberian penghargaan 1000 rumah (?) bagi para atlet dan mantan atlet yang berprestasi baik di masa kini maupun masa lalu….dan itu dijanjikan akan diberikan setiap tahun….!! Dan uang 200 juta sebagai bonus pesta olah raga sekelas Sea Games menjadi bukti lain kecintaan beliau pada Olah Raga Nasional (Bayangkan kalau itu Asian Games atau Olimpiade…berapa bonus yang akan beliau berikan….).

Bagaimana dengan perjuangan atlet-atlet kita di Sea Games Thailand 2007…?! Sayangnya sampai tadi malam….Indonesia baru bisa menyumbangkan 1 medali emas dari cabang bergengsi lari 100 meter putra….Sedangkan team sepakbola kita yang diperkirakan akan menyedot dana menegpora sebesar 3 milyar jika sampai merebut emas sudah harus angkat koper duluan…..Bahkan posisi Indonesia pun di peringkat Sea Games harus puas di peringkat 8 dibawah Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, Myanmar, Filipina dan LAOS…!! Waduh alamak…..kayaknya bukan peningkatan prestasi yang kita dapat….melainkan peningkatan peringkat….!! (dari 5 ke 7-8 khan naek peringkatnya..) Jangan-jangan kondisi ini sudah diperkirakan sang mentri sebelumnya…. Hingga berani melontarkan bonus edan-edanan tanpa tahu dana untuk membayarnya darimana….soalnya paling yang harus dibayar hanya sedikit sich….karena sang mentri pasti sudah mengamati kondisi atlet kita dan perkembangan atlet negara lain sich….

Wei-wei….ada sisi baik yang dapat kita lihat…..setelah atlet-atlet kita banyak dicap sebagai atlet yang tidak nasionalis…tetapi semata-mata hanya mengejar duit….ternyata hal itu tidak benar….!! Para atlet kita itu bukanlah seorang kapitalis….apalagi oportunis….yang mau menang karena ada bonusnya yang gedhe…. Mereka adalah para pejuang yang telah berusaha keras membela nusa bangsa…..mereka telah mencurahkan segenap keringatnya demi kejayaan nusa bangsa…..walau setiap perjuangan ada gagal ada berhasilnya….walau kali ini mereka masih gagal juga…..(Ya….ada bonus gedhe saja mereka masih kalah….apalagi gak ada bonus….mana bisa menang…..?!)

2 Balasan ke Atlet Olah Raga kita bukanlah Kapitalis

  1. Atlit normal sea games sudah dapat bonus
    Atlit cacat Asean para games kok belum.
    jangan sampai lupa Pak Adhyaksa, sama ya pak jumlahnya, jangan dibedakan.

  2. zulfianti mengatakan:

    ga pa2 yg penting qt harus sabar dlm menghadapi cobaan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: