Film Yang ‘Mungkin Benar-Benar’ Disukai Oleh Para Duda atau Calon Duda

Akhirnya nemu juga film yang secara naskah bener-bener bagus (atau memenuhi seleraku ya….?!). Judulnya Definitely, Maybe. Gak pernah denger….?! Mungkin. Tapi produksinya tahun 2008 lho…meski gak terkenal. Mengapa gak terkenal…?! Yang pertama, karena bener-bener mentingin naskah maka sepanjang film’romantic’ ini akan banyak dipenuhi dengan alur dan dialog-dialog cerdas yang akan menyulitkan bagi penonton bioskop yang basic bahasanya bukan English. Yup betul. Film ini akan lebih asyik jika ditonton via video yang memungkinkan kita buat FF and RW this film agar dapat mengikuti cerita and dialognya secara utuh. Yang kedua, walau menceritakan sebuah roman tapi cerita utamanya adalah menceritakan lika-liku seorang calon duda di masa lalu….Dengan kata lain, kisah romannya bukan bagi para remaja tapi lebih pada penonton dewasa yang umumnya sudah gak begitu sempet nonton film akibat kesibukannya….

Filmnya sendiri dibuka dengan sebuah pertanyaan usil dari seorang anak perempuan ’Maya’ (yang diperankan secara polos tapi centil oleh Abigail Breslin) kepada Bapaknya ’William Hayes’ (Ryan Renolds) tentang mengapa si Bapak harus bercerai dengan ibunya….apakah Bapak tidak mencintai ibunya….?! Kalau tidak cinta, mengapa harus menikah….?! Lalu apakah si kecil ini lahir bukan karena cinta kasih….?! Pertanyaan-pertanyaan yang bikin pusing si Bapak buat menjawabnya dengan bijak and dapat dimengerti oleh pikiran seorang anak kecil….hingga akhirnya dia memutuskan buat menceritakan kisah cintanya di masa lalu pada si anak dengan harapan Maya bisa mengerti bahwa kehadirannya di dunia ini bukanlah sebuah kesalahan….walau saat ini kedua orang tuanya sepakat untuk bercerai….Seperti biasa akhir kisah film ’romantic’ adalah happy ending dimana si anak bisa mengerti kondisi orang tuanya dan bahkan malah membantu Bapaknya buat mendapatkan pasangan baru…..Sebuah kisah yang bener-bener cocok bagi para duda atau calon duda yang mau gak mau limbung juga saat menghadapi kehidupan rumah tangganya yang diambang kehancuran….macam Pasha Ungu atau Rizky ‘the Titans’ yang saat ini sedang menghadapi tuntutan cerai dari istri-istrinya….(Lalu mengapa aku harus suka dengan film ini….?!)

Flash Back dimulai saat Hayes muda berniat pindah ke kota New York guna mencari karir yang lebih cocok dengan keinginannya….dan untuk itu dia harus rela meninggalkan pacarnya ’Emmily’ untuk sementara….. (ehm….sedikit mirip-mirip aku lah yang terpaksa harus meninggalkan ’Partini’ pacarku di Yogya buat nyari kehidupan kerja yang lebih enak di Semarang….). Dan seperti laiknya aku, Hayes juga harus menghadapi godaan cinta kota besar….mulai April si tukang fotokopi yang centil (sangat mengingatkanku pada si Rukmini yang tukang jualan teh Tong Tji…)…lalu dengan Summer yang cerdas (kalau ini mirip dengan Sukorini yang cerdas dan mandiri….). Walu demikian, laiknya aku lagi, Hayes berusaha setia dengan pacarnya Emmily….sebuah keputusan yang harus dibayar mahal saat kemudian muncul pengakuan dari Emmily bahwa dia sudah selingkuh dengan teman sekampung….dengan alasan bahwa dia takut dengan ambisi Hayes yang demikian besar hingga memutuskan untuk ’membebaskannya’…..

Cerita kemudian berlanjut dengan kesuksesan karier Hayes di New York walau tanpa seorang kekasih disampingnya…sampai kemudian dia kemudian jatuh cinta juga dengan Summer yang cerdas bahkan sempat memutuskan untuk bertunangan…walau akhirnya harus kandas juga…seiring dengan kariernya yang merosot hingga hidupnya menjadi begitu awut-awutan…Disini dia kemudian dia mencoba mengalihkan cintanya pada April yang langsung ditolak mentah-mentah dengan berbagai pertanyaan sinis…

”Mengapa kamu tidak pernah mengtakan hal itu sejak dulu….?! Mengapa kamu nyatakan cinta pada saya disaat kamu hancur….disaat hidupmu berantakan….?! Kenapa kamu tidak menyatakan cintamu saat hidupmu dulu jaya….?!” Pertanyaan-pertanyaan yang hanya bisa dijawab dengan singkat oleh Hayes….”Karena saya tahu bahwa saya bukanlah lelaki impianmu….” Sebuah jawaban bodoh…. tapi juga saya miliki saat sampai sekarang saya gak pernah menyatakan cinta pada Rukmini karena sosoknya yang ceria dan sangat mendambakan lelaki ganteng dan modis sebagai pendampingnya….sementara saya hanyalah pemuda gemuk dan sedikit botak yang lebih suka mengkhayal daripada melakukan hal-hal nyata….

Akhir dari cerita kayaknya gak perlu saya tuliskan….karena disitu kejutan yang menyenangkan akan terjadi….jadi tonton saja sendiri…..Yang jelas, Hayes hanya minta pada Maya untuk menebak siapa ibunya dari tiga wanita yang hadir dalam kehidupan cintanya…..mengingat semua wanita itu pada dasarnya sudah dikenalnya walau untuk itu Hayes telah mengubah semua nama (seperti halnya aku and my love story juga…sengaja para wanita namanya tak ubah sedikit kejawen) agar Maya bisa menilai lebih objektif…dan begitu juga Anda harus bisa menebak siapa ibu si Maya sebenarnya he….he…he….Jadi pengen maen tebak-tebakan juga dengan anak perempuan ku tentang ibunya….apakah dia itu Partini yang kampungan….Rukmini yang cantik and centil….atau Sukorini nan cerdas….Walau sampai sekarang aku gak punya pikiran buat bercerai seperti tokoh kita di film ini….but who knows the future.…?! Dan saya juga yakin Hayes serta semua pria yang telah menikah, walau sebejat apapun moralnya, juga gak pernah punya cita-cita buat bercerai….tapi kalau itu harus terjadi maka, seperti halnya ending film ini, aku dan semua pria di dunia ini pasti menginginkan mendapatkan lagi cinta kedua….. yang akan selalu mendampingiku….. menyayangiku…. memperhatikanku…. tentu saja cantik…. centil…. berkaki panjang…… Hayyaaahhh….!! Ngarang…..!! Ngarang….!! Eling anak bojo Cak….!! but….who knows….?! Definitely, Maybe…..

Satu Balasan ke Film Yang ‘Mungkin Benar-Benar’ Disukai Oleh Para Duda atau Calon Duda

  1. gilasinema mengatakan:

    Film ini salah satu film paling menghibur sepanjang tahun 2008. Skripnya bagus banget. Cerita romantik berbalut misteri. Kereen dan tidak menyakiti logika. Penonton jangan harap bisa menebak siapa yang bakal dipilih ma Ryan Reynolds.
    Sayang banget film ini tidak diputar di bioskop Indonesia. Film ini memang kalah pamor ma 27 Dresss dan Made of Honor.
    Tapi percayalah….para cowok tidak bakal malu melihat film romantis ini.
    Buruan cari DVD bajakannya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: