Kursi Presiden Memanas Gara-Gara….Jusuf Kalla ….!!

Sebelum minggu kemaren, SBY boleh senyam-senyum sendiri dengan tingkah lawan-lawan politiknya yang berupaya keras buat menarik simpati rakyat dan terkesan sia-sia…. Gimana tidak, situasi dunia kayaknya bener-bener memihak pada SBY via harga minyak dunia yang jatuh hingga SBY dengan santai bisa memainkan senjata politiknya yang berupa harga BBM yang bisa diturunkan kapan saja…..yang tentu saja secara otomatis akan menaikkan popularitasnya di mata para calon pemilihnya….Hanya saja, akhir minggu kemaren kedamaian SBY terusik saat tiba-tiba Partai Golkar…partai pemenang pemilu yang selama ini mendukung duet SBY-JK, tiba-tiba mengumumkan Jusuf Kalla pasangan dwi tunggalnya menjadi calon presiden resmi milik Golkar….!!

Siapapun juga tahu bahwa sebelum Pilpres 2004, Jusuf Kalla hanyalah tokoh Golkar ’biasa’, jika gak boleh dikatakan sebagai ganep-ganep biar nggak dikatain partai Golkar merupakan partanya orang Jawa thok…hingga buat menaikkan citra Golkar di luar Jawa diangkatlah salah seorang tokohnya buat duduk di jajaran tokoh Golkar (mo diambil suaranya juga gak gitu ngaruh karena orang luar Jawa khan dikit…). Sangking gak ngaruhnya, dengan enteng Golkar melepasnya saat Kalla dipinang oleh SBY….dan fokus pada pemilihan calon presiden tunggal dari partai Golkar yang saat itu diikuti oleh sang ketua umum Akbar Tanjung, Wiranto, Prabowo, atau juga Sri Sultan….dengan hasil Wiranto lah yang kemudian diputuskan maju sebagai wakil Golkar walau akhirnya dia harus berakhir dibawah SBY dan Megawati….Dan demikianlah sang tokoh kecil dan tua asal Sulawesi itulah yang kemudian menjadi wakil tertinggi di pemerintahan yakni dengan menjadi wakil presiden….sebuah jabatan yang tak disangka oleh Kalla sendiri… dan tak ada yang menyangka juga jika Kalla lah kemudian membuat kursi presiden memanas menjelang Pemilu 2009….!!

swp_0058_ul1

Banyak orang yang menyangsikan popularitas Kalla sebagai calon presiden…tapi orang mungkin lupa bahwa Kalla berangkat dari bukan siapa-siapa untuk menjadi siapa saja…. Dalam dunia politik, apapun bisa terjadi….Yang jelas Kalla pasti lebih pinter dari seorang Megawati….Jika Megawati saja bisa dipolitisir pendukungnya hingga sempat menjadi seorang presiden maka Kalla harusnya bisa lebih dari itu….Yang masih diingat adalah kemenangan Kalla saat menduduki ketua umum partai Golkar….Walau banyak orang menengarai kemenangan Kalla adalah hasil rekayasa politik SBY guna meredam tokoh Golkar yang anti pemerintah…tapi berkat posisinya itu Kalla kemudian memiliki nilai tawar hingga bukan lagi sekedar sebagai tokoh wakil dari seorang SBY….bahkan orang kemudian berani menyebut pemerintahan SBY-JK dan bukan sekedar pemerintah SBY doang (bahkan di Amerika pun mereka menyebutnya sebagai pemerintahan Obama…. sebagai bentuk dominasi presiden atas wakilnya) Dan JK pun kemudian dipandang orang-orang sebagai seorang negarawan juga, utamanya saat dalam berbagai kesempatan JK tampil tanpa SBY….misalnya dalam berbagai diskusi yang diadakan stasiun televisi guna menjawab berbagai pertanyaan dari oposan seputar kebijakan yang diambil SBY-JK….dan ternyata tidak hanya sekedar tampil, Kalla ternyata cukup piawai, lincah, lucu sekaligus cerdas dalam menjawab semua pertanyaan….dari disinilah nama Kalla mulai semakin populer saja….

Menjelang Pemilu 2009, semua lawan politik SBY mulai kehabisan akal melihat kesolidan SBY-JK….Walaupun banyak calon-calon presiden yang muncul tapi mereka sadar bahwa pasangan SBY-JK masih merupakan calon terkuat dalam Pilpres 2009….. Tetapi dasar sikap mental politikus yang nggak mau menyerah…..ada saja upaya buat menggoyang pasangan RI1 dan RI2 tersebut……Gagal menggoyang SBY-JK lewat jalan langsung yakni dengan melakukan kritik terhadap paket-paket kebijakan yang dikeluarkannya, mereka kemudian mulai mencoba menggoyahkan duet maut itu dengan sedikit memutar yakni via partai Golkar. Dalam berbagai media, mulai muncul isyu-isyu yang mendiskreditkan partai Golkar sebagai partai yang pengecut….mengingat sebagai partai juara bertahan pemenang pemilu, Golkar belum juga menentukan siapa calon presidennya secara resmi….dan hanya sibuk berkilah dengan alasan calon presiden partai Golkar akan ditentukan setelah melihat hasil pemilu legislatif….Dan buat lebih bikin panas susana, mereka juga mulai memanas-manasi Golkar…masak pemenang pemilu hanya puas sebagai Wakil Presiden saja…..Sebuah jurus yang ampuh karena minggu kemaren Golkar secara tegas menampilkan Jusuf Kalla sebagai calon presiden dari Golkar….!!

Pernyataan politik yang langsung disambut dengan meriah oleh para parpol yang lain…. Yang paling agresif ternyata adalah partai yang selama ini ngaku sebagai partai yang bersih yakni PKS…..yang segera melamar mantan ketuanya Hidayat Nur Wahid sebagai pasangan JK….agak mengherankan juga mengingat mereka selama ini identik dengan partai reformis (hingga jadi inget gosip temenku yang mengatakan bahwa tokoh PKS dulunya orang Golkar juga…) Tidak sampai disitu saja, PKS malah mengundang secara resmi hadir dalam sebuah pertemuan guna merundingkan hal tersebut…dan gak kalah mengejutkan adalah reaksi Kalla yang langsung memenuhi undangan itu seraya berkata bahwa Golkar pun penuh dengan tokoh-tokoh muslim fanatis….sekaligus sebagai jawaban statemen PKS yang menyebutkan bahwa Golkar merupakan salah satu partai yang sesuai dengan visi PKS…..(wah….wah….wah….kalo dipikir sama dari mana….?! Golkar nasionalis…sementara PKS cenderung agamis…..). Tak ketinggalan Amien Rais pun memuji langkah politik JK yang terang-terangan mencalonkan diri dalam Pilpres 2009 sebagai sebuah tindakan gentlemen….sebuah pernyataan dari seorang tokoh politik yang sering disebut kancil karena kelicikannya….hingga statemen itu pasti penuh dengan udang dibalik rempeyek.….

Pernyataan politik Golkar itu tentu saja membuat persaingan Pilpres 2009 menjadi lebih terbuka karena tidak ada lagi calon kuat yang hampir pasti menang seperti SBY-JK…. bahkan belum-belum seorang Dedy Miswar secara terang-terangan mencalonkan diri sebagai calon presiden ….juga PKB yang masih semrawut itu ikut-ikutan memberanikan diri mengusung Muhaimin Iskandar-Ahmad ’Dewa’ Dhani sebagai capres dan cawapresnya…..sebuah keberanian yang ada kemungkinan dipicu oleh pecahnya duet maut SBY-JK….!! Tentu saja hari-hari selanjutnya akan semakin menarik melihat kiprah para politikus itu dalam mensikapi manuver Golkar…..Juga akan menarik melihat reaksi SBY dalam menghadapi kejadian ini, khususnya dalam mempertahankan hubungan baiknya dengan Jusuf Kalla….Yang lebih menarik adalah mencermati langkah Kalla dalam mengkampanyekan dirinya sebagai Capres dari Golkar….dan walaupun JK mengaku akan komitmen melaksanakan tugas sampai jabatannya berakhir…tapi siapa yang bisa menjamin hal itu akan terjadi di tengah suasana politik yang semakin memanas mulai saat ini…..?! Who knows….?!

(he….he…he…mungkin saat ini SBY lagi mumet berat akibat telah keliru membesarkan seekor anak macan yang dikiranya seekor kucing kecil nan manis….)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: