Melihat Arah Sejarah Pasca Penahanan Bos KPK : Antasari Azhar

Apa yang paling jauh dari kehidupan manusia…..?! Jawabnya adalah Masa Lalu….!! Mengapa demikian….?! Karena hanya masa lalu lah yang sampai saat ini belum bisa diulang oleh umat manusia….kecuali nanti jika suatu saat manusia menemukan mesin teleport waktu seperti sering digambarkan dalam film-film fiksi ilmiah macam : Time Tunnel (seri TV favoritku pada awal 80-an), Jumper dll… Mengapa kita harus melihat arah sejarah pasca penahanan Bos KPK : Antasari Azhar….?! Karena disatu sisi penahanan Bos KPK itu telah menimbulkan kegemparan dan kadung tersebar kemana-mana sampai ke luar negeri. Bayangkan saja, seorang ketua KPK yang notabene merupakan momok bagi para koruptor, tiba-tiba saja harus mendekam di sebuah tempat dimana dirinya sering mengirim ‘para tikus’ itu menemukan aib dalam sejarah kehidupannya. Sementara itu, disisi lain keberadaan Antasari Azhar di penjara juga belum tentu benar jika kita mengacu pada asas praduga tak bersalah selama hal itu belum terbukti….hingga sah-sah saja jika para pengacara sang Bos KPK menyatakan bahwa kasus tersebut penuh bermuatan politis….

Seperti Anda ketahui,  carut marut hasil Pileg 2009 ples langkah koalisi-koalisi busuk guna perisapan Pilpres 2009 sempat tertutupi oleh sebuah berita sensasional yakni ditetapkannya Bos KPK : Antasari Azhar oleh Polda Metro Jaya sebagai tersangka utama pembunuhan berencana Nazarudin Zulkarnain, bos PT Putera Rajawali Banjaran (PRB). Tidak tanggung-tanggung, posisinya dalam kasus ini diduga sebagai otak pembunuhan. Artinya ada dugaan bahwa Antasarilah yang memerintahkan para eksekutor (pelaku penembak) untuk membunuh korban. Jika hal itu benar maka satu lagi aib kotor negeri ini akan bertambah kelam….akan tetapi, jika hal itu salah maka aib kotor yang terjadi akan menimpa pada kinerja aparat penegak hokum yang terkenal buruk itu. Dan tentu saja aib-aib besar yang seperti itu tidak akan pernah terhapus dari sejarah perjalanan panjang republic tercinta ini…

Banyak yang menyatakan, termasuk mantan petinggi BIN (Badan Inteligent Nasional, kasus pembunuhan ini begitu sembrono, meninggalkan banyak bukti-bukti, hingga para pelakunya begitu mudah ditangkap oleh  aparat kepolisian. Tuduhan kemudian diarahkan bukan karena kinerja polisi begitu baik, serta scenario pembunuhan yang amatir banget, tetapi lebih pada rapinya skenario pembunuhan yang mengarahkan tersangka pada Sang Ketua KPK. Untuk memperingati atau lebih tepatnya menandai peristiwa ‘aib’ besar ini, saya akan mencoba menguak peristiwa dibalik kasus penangkapan bos KPK itu dalam berbagai skenario busuk yang mungkin terjadi.

Skenario 1

Ini merupakan skenario standard dan sinetron banget, yakni  kasus pembunuhan ini semata-mata hanyalah kasus perselingkuhan antara Antasari Azhar dengan Rani Juliani, sang mantan caddy golf dan notabene merupakan istri siri Nazarudin…..sebuah skenario yang paling cocok banget bagi media gosip walau gak masuk akal sama sekali mengingat begitu naifnya penyebab pembunuhan itu diluncurkan oleh petinggi KPK seperti Antasari Azhar. Tapi siapa tahu….?! Mungkin saja perselingkuhan itu memang disengaja diskenario oleh Nazarudin hingga kemudian dia memeras Antasari dengan sejumlah besar uang yang bergelombang-gelombang hingga lama-lama bikin jengkel Antasari yang lalu gelap mata dan menyewa pembunuh buat menghabisinya…. Walau demikian, skenario itu tetap saja terlalu mengada-ngada mengingat seorang Yahya Zaini pun gak sampai melakukan pembunuhan saat perselingkuhannya dengan Maria Eva terungkap…. Juga serupa yang terjadi pada perselingkuhan sang anggota dewan senior, Max Moein. Apalagi Antasari tidak punya cukup uang buat memuaskan dahaga seorang bos perusahaan. Yang lebih masuk akal adalah jika pemerasan itu berupa penghentian kasus-kasus besar yang sedang ditangani Antasari….yang melibatkan another orang-orang ternama or berkocek tebal….tentu saja yang dapat dipakai Nazarudin sebagai tambang emasnya…

Skenario 2

Kalangan DPR disebut-sebut sebagai otak dibalik skenario pembunuhan yang menjebloskan Antasari Azhar. Sudah bukan rahasia lagi jika DPR begitu banyak dendam pada Antasari, mengingat beberapa kali KPK menangkap para anggota DPR  dalam kasus korupsi dan kasus suap. Yang terbesar dan menghancurkan reputasi DPR (serta mungkin mempengaruhi komposisi keanggotaan DPR di periode mendatang yang akan didominasi partai Demokrat) adalah kasus suap berjamaah yang dilakukan Bank Indonesia terhadap anggota DPR ditengarai membawa banyak anggota DPR ke lubang penjara… dan masih sangat mungkin menyeret anggota DPR lebih banyak lagi yang kena cipratan aliran dana tersebut. Dan saya yakin banyak anggota DPR yang saat ini tersenyum-senyum saat melihat ketua KPK itu dipenjara…..tidak tanggung-tanggung, belum lagi kasus ini jelas, DPR belum-belum segera meminta Pemerintah buat mencari pengganti Antasari….seolah yakin banget jika Antasari itu sudah bersalah dan bukan hanya sekedar terdakwa…

Skenario 3

Saya sendiri menduga bahwa pihak kepolisian sendiri yang berkepentingan agar Antasari masuk bui. Semua orang juga tahu bahwa Kepolisian menduduki ranking 1, aparat pemerintah yang terindikasi banyak terjadi korupsi. Dan herannya sampai saat ini belum ada kasus besar yang menimpa kepolisian….menunjukkan ada indikasi negosiasi ruwet antara kepolisan dengan KPK sebagai sang pemeriksa. Bisa jadi, negoisasi itu berjalan gatot alias gagal total…dan KPK sudah cukup bukti buat segera mengungkap kasus-kasus korup di kepolisian hingga cepet-cepet saja menyusun skenario busuk buat segera menjebloskan sang Ketua KPK ke penjara. Harapannya jelas, agar penyidikan itu kehilangan ujung tombaknya….sekaligus menakut-nakuti para anggota KPK lain hingga mengurungkan niatnya mengobok-obok kepolisian. Menarik juga melihat pembunuhan itu juga melibatkan salah seorang petinggi potensial Polri : Williardi Wizard…..yang bisa jadi merupakan seseorang yang dikorbankan atau memang sebagai tumbal rapinya skenario busuk itu….Sebagai bukti indikasi antara lain adalah ditolaknya penangguhan penahanan oleh pihak kepolisian….selanjutnya bahkan setelah masa 20 hari penahanan habis, polisi cepat-cepat menambah jangka waktu penahanan lewat keputusan pengadilan….seakan-akan mereka begitu takut jika Antasari ada diluar penjara….

Skenario 4

Pihak kejaksaan juga dalam ini sangat mungkin menjadi otak skenario pembunuhan. Kinerja kejaksaan akhir-akhir ini juga disorot dengan kasus besar Jaksa Urip  dan bukan tidak mungkin menimpa di sebagian besar jaksa lain. Negeri ini memang penuh orang-orang yang korup. Gimana tidak, Jaksa pun ikut bermain memperdaya hukum dengan tuntutan-tuntutan yang terlalu ringan hingga banyak koruptor kelas kakap hanya menikmati waktu yang singkat buat mendekam dipenjara.Ya…disaat para hakim kehilangan lahan korupsi akibat pengawasan ketat maka jaksa lah yang memainkan kartu dan bukan tidak mungkin bekerjasama dengan para hakim juga. Dan hal inilah yang mungkin sedang diendus KPK buat segera diungkap ke kalangan publik sebelum Ansari dijebloskan ke penjara…

Skenario 5

Ini adalah skenario terburuk bagi sejarah karena seperti diketahui kerja KPK yang terberani adalah menjebloskan besan Presiden, Aulia Pohan, ke penjara. Disatu sisi, ketegasan presiden yang tanpa pandang bulu mendapat pujian dimana-mana serta menjadi tiket ekslusif ke masa jabatan kedua. Disis lain, tangisan para keluarga Presiden juga menjadi kejengkelan tersendiri bagi SBY…utamanya jika penangkapan itu buru-buru diungkap Antasari tanpa terlebih dahulu berkonsultasi dengan sang jendral….hingga tersusunlah skenario yang begitu rapi jali….mirip banget dengan kasus Munir yang pelakunya adalah para anggota intelijen Indonesia….!!

Skenario 6

Gak tahu ya….koq saya selalu negatif jika membahas masalah media massa di negri ini. Bukan medianya yang jelek…tapi orang-orang dibalik media itulah yang bermental jelek….Apalagi salah satu tersangka adalah pemilik salah satu media massa juga….mengingat 32 tahun kita sudah dibudayakan oleh Soeharto dengan mental-mental jelek….termasuk menskenariokan sebuah pembunuhan hanya buat menaikkan oplah atau sekedar rating berita televisi…..Oh My God….!!

Skenario lain masih mungkin terjadi dan semuanya pasti buruk-buruk. Sebagai misal, dilakukan oleh para anggota paranormal Indonesia buat menaikkan popularitasnya saat ramalan-ramalannya sukses besar….Atau juga orang-orang lain yang begitu dendam (dan pasti jumlahnya banyak sekali utamanya para pengusaha yang berkocek tebal tapi bermental preman) pada keberadaan Antasari….Atau jangan-jangan pembunuhan itu diskenario oleh orang-orang yang dendam pada Nazarudin…dan hanya dihubung-hubungkan saja pada  sang ketua KPK….Dan jika yang terakhir ini terjadi maka sejarah aib dan salah tangkap akan kembali menambah kelam potret supremasi hukum di Indonesia… Wassalam….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: