Para Aktor dibalik Drama Bank Century

Awal-awal tahun macan, hari-hari disedot dengan berbagai tayangan dan berita tentang aksi-aksi teatrikal yang ditunjukkan aktor-aktor politik kita yang mengaku-ngaku sebagai wakil dari seluruh rakyat…yakni para anggota dewan yang tergabung dalam pansus angket Bank Century….Dan begitulah di beberapa stasiun televisi setiap siang sampai malam hari tayangan penuh dengan suasana ruang sidang pansus Bank Century yang membosankan tetapi bikin penasaran dengan keterangan para saksi….yang kadang sedikit bumbu lucu juga saat terjadi acara saling maki ala kethoprak humor antara Gayus Lumbun dari PDIP versus Ruhut Sitompul dari Demokrat….dan yang terakhir teriakan Budiono Maling yang dilontarkan pengunjung sidang yakni Laode Kamarudin dari LSM KAPAK….yang bikin intrik-intrik Bank Century semakin menarik saja diikuti. Sebagai misal, bagaimana sebuah Bank yang notabene tidak terkenal menjadi begitu penting hingga pantas menerima dana 6,7 trilyun dari yang semula disetujui DPR 1,2 trilyun…belum lagi keputusan pengucuran dana itu diketahui melalui sebuah rapat yang dilakukan saat waktu sahur alias jam…..

Terkait dengan kasus Bank Century, banyak pihak yang merasa pesimis dengan kinerja pansus yang kelihatan seru tetapi kosong itu….mengingat tugas penyidikan bukan merupakan tugas pokok dari anggota dewan sehingga bisa dikatakan penyidikan yang dilakukan tidak profesional alias amatiran (sebagai bukti seorang anggota pansus malah kedapatan ngaku semakin lama semakin pusing dengan jawaban-jawaban dari saksi-saksi yang dihadirkan) kalau boleh dikatakan sebagai dagelan politik guna meningkatkan rating popularitas partai di mata masyarakat pemilihnya….bahkan kaum pesimistis malah berpendapat pansus Bank Century tidak bakalan berhasil menemukan uang negara sebesar 6,7 triliyun yang hilang tetapi malah bertambah kehilangan lagi sebesar 5 milyar, yakni biaya yang konon harus dikeluarkan negara untuk membiayai pansus Bank Century beserta aksi-aksinya. Belum lagi di tempat terpisah, masih terkait dengan intrik Bank Century, juga disidangkan kasus Antasari Azhar sang bos KPK sebagai tertuduh utama kasus pembunuhan Nazarudin Zulkarnain yang semakin lama semakin beraroma kental Bank Century….

Beberapa aktor utama dibalik kasus Bank Century antara lain adalah

1. Sri Mulyani
Sang Mentri Keuangan yang dianggap sebagai tokoh utama dibalik kasus penambahan dana Bank Century menjadi 6,7 Trilyun….termasuk tokoh yang menyatakan bahwa Bank Century adalah Bank yang jika bangkrut akan membawa dampak sistemik bagi perekonomian negara…bayangkan, bank yang terkenal saja tidak tapi koq bisa-bisanya jika ditutup menimbulkan dampak yang sistemik. Sistemik darimana coba….?! Banyak pihak yang menyayangkan peran seorang Sri Mulyani….salah seorang ekonom paling pintar di negeri ini dalam membuat keputusan sembrono yang merugikan rakyat banyak. Apalagi Sri Mul dikenal sebagai seorang birokrat jujur….atau jangan-jangan memang dia ’bermain api’ dibalik wajah jujurnya itu….atau ada pihak-pihak yang mengipas-ngipasi emosi rasional Sri Mul atau istilah Jawane ’nggampangke’ hingga membuat keputusan gegabah yang melupakan aspek-aspek rasionalitasnya… mengingat bandit-bandit republik ini memang sudah demikian lihai dan terdidik hampir 30 tahun selama masa pemerintahan Soeharto….

2. Para Petinggi Bank Indonesia
Istilah ’nggampangke’ juga kayaknya menimpa para petinggi BI semisal Miranda Gultom, Aulia Pohan, juga sang wapres Budiono yang saat itu menjabat sebagai gubernur BI. Saya katakan ’nggampangke’ karena duit 6,7 trilyun itu memang terbilang sedikit jika diukur dari skala negara yang duitnya sebagian besar disipan di BI. Disamping itu ’nggampangke’ juga bisa dilihat dari jawaban-jawaban pertanyaan para anggota pansus terlihat ara petinggi BI itu banyak yang ngomong tidak tahu tanpa rasa bersalah sedikit pun….hingga Gayus Lumbun sampai menyindir dengan perkataan enak bener jadi petinggi BI. bayaran gedhe, tapi saat dimintai keterangan tinggal bilang tidak tahu….atau itu bukan urusan saya…..bener-bener sudah edan negara ini. Dan yang paling menarik adalah pernyataan salah seorang saksi ’Zainal Abidin’ yang mengaku melihat Miranda Gultom, Siti Fadjriyah, dan Budiono menangis saat rapat pengambilan keputusan pengucuran dana tambahan terhadap Bank Century. Pertanyaannya, ada apa dibalik tangisan mereka….?! Tangisan seekor cicak atau tangisan seekor buaya….?!

3. Robert Tantular
Sebenarnya tokoh yang satu ini sudah dimasukkan penjara akibat kejahatan perbankan yang dilakukannya. Tetapi, banyak orang yang menyangsikan bahwa sang pemilik Bank Century inilah yang menjadi aktor utama dari hilangnya dana bantuan BI pada Century. Apalagi saat ditanya pansus, Robert lebih mirip sebagai pesakitan daripada seorang pemilik bank yang pede…yah….mungkin ujung-ujungnya Rudi inilah yang akan dijadikan kambing hitam atas kasus century….yakni sebagai pelaku perampokan uang rakyat….

4. Budi Sampurna
Nama Budi Sampurna muncul karena diketahui mantan pemilik pabrik rokok Sampurna ini memiliki tabungan 18 juta dolar (walau ada sumber yang menyebutkan uang Budi lebih 1 trilyun…) di Bank Century. Banyak orang menduga sumber dari segala keputusan yang bersifat sistemik ini datang dari seorang Budi Sampurna. Dari bukunya Aditjondro ’Gurita Cikeas’ diketahui lagi bahwa Budi Sampurna termasuk salah seorang penyandang dana SBY pada pilpres lalu sehingga bisa saja Budi Sampurna minta pada sang jendral untuk cawe-cawe dalam menyelamatkan Bank Century yang notabene menyimpan duitnya yang cukup besar. Rumor lain menyebutkan bahwa Budi sempat mengancam BI agar menyelamatkan Bank Century. Kalau Century tidak diselamatkan maka Budi akan menarik seluruh uang yang disimpan dalam seluruh bank-bank yang ada di Indonesia dan akan mengalihkannya pada bank luar negeri. Dan kita tak tahu berapa uang yang dimiliki Budi, hingga bikin keder para petinggi BI, mengingat Budi Sampurna adalah seorang kaya raya mantan pemilik PR Sampurna yang besar….dan itulah yang dianggap banyak orang sebagai sesuatu yang sistemik…walau fakta ini dijamin tidak akan pernah diungkap pada media massa….

5. Antasari Azhar dan KPK
Sebenarnya pansus sebaiknya memanggil sang bos KPK ini mengingat banyak orang menduga KPK saat itu sedang berupaya menyelidiki kasus Bank Century saat tiba-tiba saja sang Antasari ditangkap polisi. Jangan-jangan Antasari dijebak oleh seorang ’invisible hand’ melalui tangan-tangan polisi agar kasus Century tidak terbongkar. Yah…. itulah akibatnya jika seorang pimpinan demen sama ’wedokan’….karena musuhnya banyak maka tinggal pancing aja dengan seorang ’wedokan’…kena deh…..

6. Sang ’Invisible Hand
Walau belum terbukti, banyak orang yang meyakini SBY sebagai dalang dari segala carut marut kasus Bank Century. Apalagi dalam buku ’Gurita Cikeas’ Aditjondro jelas-jelas menuduh SBY bertindak tidak fair alias melanggar aturan main dalam pilpres yang dimenanginya secara mutlak. Hanya saja, saya sendiri meragukan SBY sebagai ’invisible hand’ tersebut mengingat posisi SBY yang diatas angin saat sebelum pilpres hingga tidak mungkin SBY menggunakan cara-cara kotor yang tak perlu guna melanggengkan kekuasaannya. Tapi, yo…siapa tahu….?! Soalnya kalau bukan SBY maka siapa orang yang lebih besar dari SBY di negeri ini hingga dia bisa menjadi seorang ’God Father’…. kalau ada ’God Father’ lain, lalu SBY di republik ini posisinya apa….?! Apa cuman presiden kethoprak….?! Dengan segala keraguan SBY dalam memutuskan, jangan-jangan SBY memang hanyalah seorang presiden kethoprak…sementara ’the real’ presiden lebih suka bersembunyi dalam kegelapan alias lebih suka muncul sesekali dalam wujud ’invisible hand’ yang tak tersentuh hukum dan kekuasaan….who knows....?!

5 Balasan ke Para Aktor dibalik Drama Bank Century

  1. thewanderer79 mengatakan:

    Kementrian Keuangan mengeluarkan buku putih yang berisi data dan informasi sebagai bukti Bank Century merupakan Bank berdampak sistemik. Pasti alasan yang rasional dan sangat masuk akal. Walau demikian, jika kita rasakan penguncuran bantuan pada Bank Century tetep saja ada yang ganjil dan mengusik rasa keadilan….hanya saja mengingat kita bukan ahli ekonomi, kita tak begitu tahu apa dan mengapa hal itu terjadi…..

  2. thewanderer79 mengatakan:

    Kayaknya republik ini sudah bosan dengan beragam alasan. Yang diperlukan hanyalah kejujuran dibalik alasan…..

  3. goblok mengatakan:

    analisis yang bego

  4. Jabon mengatakan:

    By jabon :
    saya harap di negara ini akan aman saja dan akan jaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: